14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Rumah Janda Miskin di Payakumbuh Segera Dibedah

PAYAKUMBUH, KP- Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz turun tangan langsung melakukan persiapan bedah rumah di RT 003/RW 005 Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, kemarin.

Erwin Yunaz menyampaikan, rumah yang akan dilakukan renovasi ini adalah milik dari Nurjannah (75) seorang janda yang saat ini kehidupannya sangatmemprihatinkan sekali.

Selain itu, beliau juga memiliki seorang anak perempuan bernama Hilda yang juga berstatus janda yang saat ini sedang melawan penyakit yang secara medis dinamakan Hipertiroid stadium 2.

“Dari pagi bersama Camat, Lurah, LPM, Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat kami dampingi gotong royong dalam persiapan bedah rumah yang Insha Allah akan dibantu melalui Baznas Kota Payakumbuh dan donatur-donatur yang telah melakukan donasi beberapa waktu lalu,” kata Erwin.

Menurutnya ini adalah satu gerakan kebersamaan yang sangat luar biasa sekali dari seluruh masyarakat khususunya di kelurahan Nunang Daya Bangun.

“Kita apresiasi juga kepada pihak kelurahan yang telah bekerja keras menggalang donasi.Adanya Facebook kelurahan juga sangat membantu warga Kota Payakumbuh yang ingin menyalurkan bantuan kepada Hilda,” kata Erwin.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Hilda sendiri saat ini tidak bisa tinggal di rumah orangtuanya, karena rumah tersebut penuh sesak dengan barang-barang bekas yang memenuhi ruangan berukuran lebih kurang 4 m x 6 m tersebut.

Selain itu kondisi ruangan pun tidak layak lagi untuk dihuni.Atap bocor disana sini. Ruangan pun pengap dan tidak cukup sinar matahari dan udara untuk masuk.

Karena tidak memungkinkan untuk tinggal di rumah orangtuanya, Hilda saat ini hidup menumpang dari satu rumah ke rumah lainnya. Hilda pun tidak mampu untuk membayar kontrakan rumah, sebab sejak divonis sakit tersebut dirinya tidak bisa lagi bekerja.

Efek dari penyakit tersebut saat ini perut beliau membesar dan apabila banyak bergerak maka akan menyebabkan sesak nafas. Beberapa waktu lalu pun beliau sempat bolak balik di bawa ke IGD karena sesak nafas yang dirasakannya.

Di tempat yang sama Camat Payakumbuh Barat, L. Kefrinasdi yang juga berada di lokasi gotong-royong tersebut membenarkan bahwa kondisi keluarga Hilda perlu untuk dibantu. Menurutnya Hilda dan orangtuanya merupakan keluarga kurang mampu.

“Melihat rumah yang sangat tidak layak ini kami sangat prihatin. Kita tadi atas arahan dari pak wawako sudah koordinasi dengan pihak Baznas Kota Payakumbuh dan alhamdulillah koordinator tim survey nya sudah datang melihat kondisi rumah tersebut,” kata camat.

Besar harapan Kefrinasdi apabila rehab rumah ini selesai nantinya, Hilda dan anaknya bisa kembali tinggal di rumah tersebut tanpa harus menumpang kesana kemari.

“Dalam kondisi sakit ini kasihan kalau beliau harus pindah dari rumah satu ke rumah lainnya meminta belas kasihan untuk menumpang tinggal. Makanya kita coba untuk melakukan renovasi rumah ini,” ujarnya.

Koordinator tim survey Baznas Kota Payakumbuh Aswirsetelah melihat kondisirumah tersebut juga sangat terenyuh dan menyampaikan keprihatinannya. Apalagi di rumah tersebut nantinya setelah direnovasi akan tinggal sebanyak 3 keluarga.

“Rumah ini telah kita survey dan akan kita bicarakan dengan pimpinan. Insha Allah melihat kondisi rumah ini layak untuk kita bantu,” kata Aswir.

Di tempat yang sama Lurah Nunang Daya Bangun Ari Ashadi mengucapkan terima kasih atas perhatian dari unsur pimpinan di Kota Payakumbuh ini, sehingga mau ikut turun langsung bersama warga untuk bergotong-royong.

“Alhamdulillah pak wawako dan pak camat tadi turun langsung dalam gotong royong persiapan bedah rumah ini. Mudah-mudahan proses bedah rumah ini akan berjalan lancar nantinya. Disamping itu, donasi dari warga juga sudah ada dan dapat dipergunakan dalam kegiatan ini nantinya,”tambah Ari.(dho)