20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

TINGGALKAN JABATAN WALIKOTA DAN MAJU PILGUB Mahyeldi Lontarkan Analogi Ruang Dalam Rumah

PADANG, KP – Bakal Calon (balon) Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan pilihannya untuk mengikuti Pilgub Sumbar 2020 kendati baru menjabat satu tahun pada periode keduanya sebagai Walikota Padang adalah karena mematuhi keputusan partai.

“Sebelumnya saya ditugaskan PKS sebagai wakil walikota hingga walikota. Sekarang saya diputuskan maju sebagai bakal calon Gubernur Sumbar, sebagai kader saya tentu mematuhi keputusan itu,” kata Mahyeldi, di Padang, Minggu (9/8), usai deklarasi calon gubernur berpasangan dengan Audy Joinaldy.

Ia menyampaikan hal itu menjawab pertanyaan soal komitmen menyelesaikan jabatan walikota Padang hingga 2024 sesuai dengan pernyataan yang disampaikan pada pelaksanaan debat pilkada Padang 2018.

Mahyeldi menganalogikan Sumbar sebagai rumah dan Kota Padang merupakan salah satu ruangan. Dengan diusung sebagai calon gubernur artinya tetap berada di Padang namun tanggungjawab lebih besar dan luas.

Sejalan dengan itu, Ketua DPP PKS wilayah Sumatera bagian Utara Tifatul Sembiring menyampaikan terkait dengan pilihan mengusung Mahyeldi di Pilgub Sumbar pihaknya lama mengambil keputusan.

“Setelah kami melakukan survei dan kajian ternyata popularitas dan elektabilitas Mahyeldi paling tinggi minimal di antara kader PKS,” katanya.

Menurutnya untuk mengusung calon, PKS mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari kapasitas, elektabilitas, popularitas hingga ketersediaan biaya untuk mengikuti pilgub.Ia melihat sebetulnya ketika Mahyeldi menyampaikan akan menyelesaikan jabatan sebagai Wali Kota Padang saat debat pilkada itu merupakan bentuk keseriusan untuk membangun kota Padang.

Mantan Menteri Kominfo itu menyampaikan saat diusung sebagai calon Wali Kota Padang periode 2019-2014 tidak ada disebut Mahyeldi akan diusung sebagai calon gubernur pada pilgub 2020.

“Jadi ketika itu sebetulnya malah saya juga disuruh maju sebagai calon gubernur pada pilgub Sumbar 2020, namun saya ingin yang lebih muda,” ujarnya.

Oleh sebab itu ia menilai keputusan mengusung Mahyeldi sebagai calon gubernur adalah bentuk pengembangan tanggung jawab yang lebih luas.

RESMI DIUSUNG PKS-PPP

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Persatuan Pembangunan sepakat untuk berkoalisi dan mengusung pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy pada Pilkada Gubernur Sumbar 2020.

“PKS sepakat mengusung Mahyeldi sebagai calon gubernur dan PPP mengusung Audy Joinaldy sebagai calon wakil gubernur untuk memimpin Sumbar ke depan,” kata Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Sumatera Bagian Utara Tifatul Sembiring di Padang, Minggu (9/8).

Ia menyampaikan hal itu pada deklarasi yang dihadiri pengurus dari kedua partai Islam tersebut, pasangan calon serta tokoh masyarakat.

Menurut Tifatul kedua DPP PKS dan PPP telah sepakat untuk berkoalisi di Pilgub Sumbar dan SK penetapan sudah diserahkan kepada pasangan Mahyeldi-Audy.Ia mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama mendukung calon tersebut.

“Mari sambut pilkada dengan jujur dan adil karena orang Minang harus bersatu,” ujarnya.

Sementara Mahyeldi menyampaikan jika terpilih sebagai gubernur akan merealisasikan visi Bersama Mewujudkan Sumbar Madani Yang Unggul dan Berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang telah memimpin Sumbar dalam 10 tahun terakhir. Kendati Pak Gubernur Irwan Prayitno dilantik pasca gempa hebat pada 2009, namun dengan etos kerja yang tinggi Sumbar kembali bangkit,” ujarnya.

Ia mengatakan ke depan akan bergerak cepat, saling bersinergi, membangun Sumbar dan warganya, menjadikannya sejahtera dan menyiapkan generasi yang siap bersaing secara global dan juga berakhlak Islami.

Mahyeldi juga mengimbau kader dan simpatisan PKS-PPP saling menjaga suasana yang kondusif membangun sinergi untuk percepatan pembangunan Sumbar dan warganya, baik fisik ataupun rohani.

Sekadar informasi, Mahyeldi merupakan politisi PKS yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Padang periode 2019-2024 berpasangan dengan Hendri Septa. Sebelumnya ia juga menjabat Wali Kota Padang periode 2014-2019 berpasangan dengan Emzalmi.Sebelumnya Mahyeldi menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang periode 2019-2014 berpasangan dengan Fauzi Bahar.

Sementara Audy Joinaldy merupakan pengusaha muda yang bergerak di bidang unggas yang diusung oleh PPP Sumbar sebagai calon wakil gubernur.Audy lahir di Jakarta 16 Mei 1983 dan saat ini menjabat sebagai Komisaris Perkasa Grup. Menamatkan pendidikan S1 di IPB ia mengambil Master of Science di Wageningen Universiteit Netherlands Major Food Quality Management Minor Animal Nutrition.

Turut hadir pada acara deklarasi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang juga politisi PKS, Anggota DPR RI Fraksi PKS Nevi Zuairina dan Hermanto, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Safar dan undangan lainnya. (ant)