18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Nagari Barulak Bentuk Yayasan di Bidang Pendidikan

BATUSANGKAR, KP – Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan modal utama dalam pembangunan nasional. Memajukan sektor pendidikan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas SDM tersebut. Sektor itulah yang mendapat perhatian dari masyarakat Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru, dengan dibentuknya yayasan yang bergerak di bidang pendidikan di wilayah tersebut. Yayasan itu diberi nama Yayasan Pendidikan Nagari Barulak yang kepengurusannya dikukuhkan Wali Nagari Barulak, Mulyadi Dt. Bandaro Bodi dan dihadiri langsung Wakil Bupati H. Zuldafri Darma, Selasa (11/8) di nagari tersebut.

Ketua panitia pengukuhan, Alges Wahyuni Saputra menyampaikan, yayasan itu terbentuk akibat sedikit kemunduran pendidikan di Nagari Barulak yang pada akhirnya muncul pemikiran dari tokoh baik di kampung halaman maupun perantauan untuk mengembangkan pendidikan mulai dari tingkat terendah hingga perguruan tinggi. “Yayasan ini terbentuk dari pemikiran bersama, yang mana anggarannya bersumber dari sumbangan dan iuran pengurus yayasan, bantuan perantau, bantuan pemerintah nagari, sumbangan masyarakat dan donasi lainnya,” ucap Alges.


Sementara Wakil Bupati Tanahdatar H. Zuldafri Darma, pada saat pengukuhan tersebut menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Nagari Barulak yang telah mengukuhkan pengurus yayasan pendidikan yang akan menaungi pendidikan anak-anak Nagari Barulak mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi itu. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami sampaikan terima kasih dan beri apresiasi tinggi atas terbentuknya yayasan pendidikan di Nagari Barulak, hal ini juga termasuk dalam prioritas utama visi misi daerah yaitu peningkatan kualitas SDM,” ucapnya.


Apalagi selama ini, lanjut Wabup Zuldafri, pemerintah daerah sudah membuktikan komitmennya membantu anak Tanahdatar untuk tetap bersekolah. Tidak ada anak Tanahdatar yang tidak sekolah karena alasan biaya. “Kita anggarkan melalui APBD, dukungan BAZNAS, donasi CSR BUMN/BUMD dan hari ini salah satu bentuk dukungan dari masyarakat dan perantau untuk membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga tidak mampu,” tuturnya.

Keseriusan mengelola sektor itu jelasnya, menjadikan Kabupaten Tanahdatar tercatat sebagai kabupaten terbaik pertama dalam pengelolaan pendidikan di Provinsi Sumatra Barat lima kali berturut-turut. Di mana salah satu indikatornya, jumlah lululusan SLTA yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri.

Dikatakan Wabup, dari 75 nagari di Tanahdatar, itu yang pertama dan satu-satunya Nagari Barulak yang memiliki yayasan pendidikan. Hal tersebut dapat menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Tanahdatar. “Dengan semangat seperti ini, ditambah dukungan perantau, kita yakin kemajuan pendidikan di Nagari Barulak khususnya dan Tanahdatar secara umum akan memperlihatkan hasil yang signifikan,” tambah Wabup.


Sedangkan Wali Nagari Barulak, Mulyadi Dt. Bandaro Bodi usai pengukuhan menuturkan, yayasan itu akan menaungi mulai dari Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi dan mengutamakan warga kurang mampu. “Yayasan ini sangat solid membantu pendidikan anak-anak nagari Barulak, baru-baru ini ada 4 mahasiswa yang dibantu yayasan untuk masuk perguruan tinggi, selain itu yayasan juga menaungi pondok-pondok tahfizh dan itu juga tidak sedikit bantuan perantau bahkan hingga saat ini sudah mencapai Rp 150 juta,” sebutnya.


Selain itu pengukuhan yang juga dilaksanakan live via zoom meetting disaksikan perantau dan dimeriahkan randai anak Nagari Barulak itu, turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Anton Yondra, Anggota DPRD Zuly Rustam, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi. Kepala Dinas PMDPPKB Nofenril, Kepala Kemenag Tanahdatar, Camat Tanjung Baru Arief Gani, Pembina Yayasan Irman, Pemerhati Pendidikan M. Shadiq Pasadigoe (Bupati Periode 2005-2015), tokoh masyarakat H. Indra Riswan, H. M. Djamil Baridjambek dan undangan lainnya. (nas)