19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pilkada Tanahdatar 2020 Mendatang Diprediksi Akan Berhadapan ‘Head to Head”

BATUSANGKAR, KP – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanahdatar 2020 mendatang diprediksi akan berhadapan “head to head” antara poros partai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) lalu dengan poros partai yang pernah berkuasa dulunya. Meski sejumlah nama pasangan calon telah mencuat ke tengah-tengah masyarakat, itu baru sebatas hanya disebut- sebut saja. Hal itu dikemukakan Pengamat Politik dari Unand Padang Najmudin M Rasul, kepada KORAN PADANG via telpon selulernya, kemarin.

Apa yang disampaikan Najmudin Rasul bukan tanpa alasan. Menurutnya, melihat hasil komposisi kursi di DPRD Tanahdatar, kemungkinan besar dua Pasang Calon (Paslon) yang akan berhadapan pada Pilkada besok. “Pasangan calon belum jelas, karena prosesnya masih liar. Namun melihat dari komposisi kursi di DPRD Tanahdatar kemungkinan dua pasang,” ujarnya.

Menurut Najmudin Rasul, komposisi pertarungan yang akan berhadapan tersebut, paslon yang diusung oleh Partai Gerindra dengan beberapa parpol gabungannya dan gabungan beberapa parpol pemilik kursi di DPRD. “Kita prediksi, bisa lebih dari dua Parpol gabung ke Gerindra, melawan  gabungan beberapa parpol. Kemungkinan Golkar jadi pionirnya,” terangnya.

Dikatakan Najmudin, Partai Golkar yang pernah menguasai Tanahdatar ingin merebut kembali. Sedangkan parpol lain ingin juga dengan cara bergabung atau berkoalisi. “Pilihannya hanya ada dua, gabung ke poros Partai Gerindra atau ke Poros Partai Golkar. Tetapi harus ada payung hukumnya,” ucapnya.

Bahkan Najmudin Rasul mengajak parpol dalam mengusung paslon sebaiknya memajukan kadernya yang bersih dari kasus hukum. “Dalam penetapan paslon, hendaknya transparan dan dilakukan uji publik,” pintanya.

Adapun komposisi kursi di DPRD Tanahdatar periode 2019- 2014 sekarang, yakni Partai Gerindra 6 kursi, PKS 5 kursi, Golkar 4 kursi, PAN 4 kursi, Demokrat 4 kursi, PPP 4 kursi, NasDem 3 kursi, Hanura 3 kursi, dan PDIP 2 kursi. (nas)