Anggota Komisi III DPRD Bukittinggi Tinjau Beberapa Pembangunan Drainase

BUKITTINGGI, KP – Anggota Komisi III DPRD Kota Bukittinggi H. Irman, turun ke lapangan untuk meninjau pembangunan drainase yang sudah dikerjakan. Dari Kunjungan itu, ditemukan adanya drainase yang berfungsi tidak maksimal untuk mengatasi air hujan. Sehingga dikhawatirkan akan tetap terjadi genangan air di beberapa kawasan di saat hujan datang.

H. Irman yang turun atas nama Komisi III DPRD itu didampingi Arnis Malin Palimo, serta turut mendampingi Kepala Dinas PU-PR, Rahmat AE dan Kadis serta stafnya, Sekcam Guguak Panjang dan Lurah, Rabu (12/8). Adapun daerah yang dikunjungi H.Irman dan rombongan, yakni drainase di kawasan Perumahan Ujuang Bukik Baruah, Kelurahan Tarok Dipo, drainase belakang Puskesmas Tengah Sawah dan drainase Jalan Umar Ghafar.

H. Irman kepada KORAN PADANG menyebutkan, ia atas nama Komisi III DPRD Bukittinggi turun ke lapangan menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang disampaikan, baik secara lembaga ke DPRD maupun kepada dirinya sebagai anggota Komisi III DPRD yang membidangi pembangunan.

Adapun aspirasi masyarakat itu terkait kondisi drainase yang ada di beberapa kawasan perumahan dalam kota Bukittinggi dan yang sempat ditinjau drainase kawasan Perumahan Ujuang Bukik Baruah serta drainase Belakang Puskesmas Tangah Sawah dan drainase Jalan Umar Ghafar.

Dari peninjauan itu, memang terlihat kondisi drainase tidak maksimal. Selain kecil juga memiliki daya tampung yang kecil juga, sehingga di saat hujan, drainase itu tidak dapat menampung air yang datang. Sehingga menimbulkan genangan air atau banjir sesaat di kawasan itu.

“Dengan kita melihat langsung kondisi drainase yang ada sekarang ini, kita meminta kepada Pemko Bukiittinggi melalui Dinas PU-PR yang juga turut langsung bersama kita meninjau kondisi drainase agar drainase yang ada sekarang ini, terutama di daerah daerah rawan genangan air atau banjir dapat memperlebar dan memperdalam drainase itu. Sehingga sewaktu hujan datang, drainase itu dapat menampung air yang datang dan dapat mengatasi genangan air atau banjir di kawasan drainase tersebut,” harap Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas PU-PR Bukittinggi, Rahmat AE kepada KORAN PADANG mengakui, perlunya penanganan drainase Perumahan Ujuang Bukik Baruah, karena belum ada drainase yang permanen. Untuk itu perlu dibangun drainase baru di Perumahan Ujuang Bukik Baruah.

“Karena Pembangunan drainase ini saling menyambung, maka drainase induk yang ada di jalan Hamka juga akan dilakukan pembenahannya, termasuk memperbesar dan memperdalam drainase yang ada sekarang ini. Sehingga air hujan akan dapat tertampung pada drainase itu nantinya, dan genangan air atau banjir dapat diatasi,” kata Rahmat AE.

“Kemudian, terhadap drainase lainnya yang ditinjau H. Irman dari Komisi III DPRD, juga akan dibenahi secara keseluruhannya. Namun itu dilakukan secara bertahap, karena untuk pembenahan drainase ini membutuhkan anggaran yang besar,” unkapnya. (eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kasus Positif Covid-19 di Tanahdatar Bertambah 4 Orang

Jum Agu 14 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Kasus terkomfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanahdatar bertambah 4 orang. Penambahan itu berdasarkan laporan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Fakultas Kesehatan Unand, Jumat (14/8) kemarin. “Data tambahan hari ini Jumat (14/8), ditemukan 4 sampel terkonfirmasi positif (2,8 persen) dari 142 sampel spesimen yang dikirim ke Laboratorium Kesehatan Unand,” […]