29 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PERINGATI HUT RI KE-75 Ketua DPRD Bustomi Ajak Masyarakat Bersinergi Hadapi Krisis

LUBUKSIKAPING, KP -DPRD Kabupaten Pasamanmenggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertempat di Gedung Syamsiar Thaib Lubuksikaping, Jumat (14/8).

Rapat paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia ini dihadiri Bupati Pasaman, para anggota DPRD dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pasaman.

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Bustomi saat memimpin rapat mengatakan, agenda ini sudah menjadi satu rutinitas menjelang 17 Agustus ini diselenggarakannya Pidato Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT RI.

Agenda ini diharapkan semua dapat memahami yang kemudian menjabarkan pidato Presiden RI salah satunya mengenai reformasi fundamental di sektor kesehatan yang harus dipercepat. Orientasi pada pencegahan penyakit dan pola hidup sehat harus diutamakan.

“Kita masih bicara terkait dengan Covid-19, terutama di bidang kesehatan yang akan kita alokasikan anggaran, sehingga bisa mengantisipasi dengan jejaring ekonomi, jejaring sosial, menjadi tanggung jawab kita bersama. Sinergi yang dilakukan nantinya dapat mengatasi segala persoalan yang ada khususnya Pasaman,” terang Bustomi didampingi Sekretaris DPRD, Joneri saat menggelar jumpa pers dengan wartawan usai rapat paripurna Istimewa.

Bustomi menyampaikan mengenai apa yang telah disampaikan oleh Presiden RI adalah merupakan satu harapan besar dan mendorong semuanya serta mengambil hikmah atas yang sedang kita alami bersama untuk menjadi harapan dan dorongan besar untuk suatu perubahan besar.

“Langkah-langkah ke depan Kabupaten Pasaman juga akan turut serta untuk memajukan membangun daerah di tengah pandemi yang kita hadapi, dengan penuh optimisme tinggi dan tentunya dengan semangat persatuan kesatuan diantara kita semua,” tambah Bustomi.

Bustomi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman untuk selalu memelihara dan menjaga produktivitas dan stabilitas demi kepentingan daerah yang aman dan damai.

Sementara itu, dalam Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimana salah satu poin pentingnya yakni mengajak masyarakat indonesia untuk bersinergi dalam menghadapi krisis dengan menjadikannya sebagai lompatan besar dengan penuh optimisme untuk kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.

“Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini. Menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Menjadikan Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden berharap krisis yang dihadapi ini meningkatkan cara kerja yang dari normal menjadi ekstra normal. Dalam kondisi apapun kemajuan harus diraih.

“Krisis yang sedang dihadapi seluruh negara di dunia memaksa kita mengubah cara kerja normal menjadi ekstra-normal. Dari cara-cara biasa menjadi cara luar biasa. Dari prosedur panjang berbelit jadi smart-short-cut. Dari orientasi prosedur menjadi orientasi hasil. Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Krisis harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan,” tegas Jokowi.(nst)