19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Satpol PP Pasbar Imbau Pengelola dan Pengunjung Kafe Patuhi Protokol Covid-19

SIMPANGEMPAT, KP – Sebagai langkah antisipasi terjadinya potensi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Pemerintah Kabupaten melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia ke tempat hiburan malam, seperti kafe. Dalam razia itu, Satpol PP mengimbau agar sementara waktu dihindari kegiatan yang sifatnya membuat kerumunan. Karena hal itu dianggap berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19.

Kepala Satpol PP Pasbar, Abdi Surya mengatakan, pelaksanaan razia kali ini dilakukan sebatas memberikan imbauan kepada pengelola kafe dan pengunjung agar untuk sementara waktu tidak melakukan aktifitas yang sifatnya kerumunan. “Berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa sejumlah kafe masih beraktifitas walaupun pandemi Covid-19 belum usai. Makanya kita berikan imbauan dan pemahaman,” katanya kepada Koran Padang, Kamis (13/8) malam melalui telepon selulernya.

Ia menambahkan, pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Pasbar untuk turun secara bersama-sama dalam kegiatan tersebut. “Kita turun bersama dengan pihak Polres, yaitu dari satuan Propam agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (TUTM), Handoko menyampaikan, pihaknya mengedepankan tindakan persuasif kepada pengunjung dan pengelola serta karyawan kafe. “Hal itu sesuai instruksi dari Kasat Pol PP bahwa untuk tahap awal pelaksanaan razia ini lebih mengedepankan tindakan persuasif,” ujarnya.

Dijelaskannya, pihaknya mengimbau agar tidak ada aktifitas di dalam ruangan karaoke. Sedangkan untuk aktifitas di luar ruangan karaoke diminta agar tetap mengikuti protokol Covid-19. “Saat kita temui, memang seluruh aktifitas berada di luar ruangan karaoke. Tidak ada kegiatan di dalam ruangan karaoke. Makanya kita dengan mudah bisa sosialisasikan terkait protokol Covid-19 yang harus dipatuhi,” terangnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan pendataan terhadap karyawan kafe, terkait asal dan data pribadinya. “Dari beberapa kafe kita dapati ada empat orang karyawan yang baru masuk Pasbar. Dan mereka telah kita minta untuk segera melakukan cek kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasbar,” tandasnya. (rom)