Positif Corona di Sumbar Tembus 1.006 Orang

PADANG, KP – Warga Sumbar yang terinfeksi virus corona (covid-19) sudah tembus seribu orang lebih. Pada Rabu (5/8), bertambah 19 kasus positif covid-19 sehingga menjadikan total warga Sumbar yang terpapar virus tersebut sebanyak 1.006 orang. Total kasus positif tersebut termasuk 777 pasien positif yang telah dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso di bawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, melaporkan dari 1.418 sampel swab yang diperiksa dalam 24 jam terakhir, terkonfirmasi tambahan 19 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19. Rinciannya, enam orang warga Kota Solok, 11 orang warga Kota Padang, satu orang warga Kabupaten Padangpariaman, dan satu orang warga Kabupaten Agam.

Dari 19 kasus positif itu, terdapat dua orang balita yakni berusia dua tahun asal Simpang Rumbio, Kota Solok dan berusia tiga tahun, warga Tanah Sirah Piai, Kota Padang.

Di sisi lain, gugus tugas mencatat kasus suspek total 144 orang dengan rincian dirawat 13 orang dan isolasi mandiri sebanyak 131 orang. Sedangkan pasien sembuh bertambah tiga orang.

Terpisah, Gubernur SumbarIrwan Prayitno menyebutkasus positif corona di Sumbar hingga saat ini masih dapat dikendalikan. Menurutnya, kenaikan kasus positif juga masih akan bertambah selama vaksin atau obat corona belum ditemukan serta masih ada masyarakat yang enggan untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Sebelum obatnya ada dan masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, kasus positif akan bertambah terus. Tapi, yang penting kita (Sumbar) mampu mengendalikan,” ujarnya, Rabu (5/8).

Hingga saat ini, kata gubernur, Sumbar masih melakukan tracing dan tracking dengan maksimal terhadap kasus positif baru. Jika ditemukan, maka sekitar 2-3 minggu akan habis. Kalau ketemu lagi, maka dilakukan tracing lagi, kemudian habis.

“Cara itu sudah kita buktikan. Tingkat kesembuhan kita sudah 84 persen lebih, artinya tidak usah khawatir, kalau mau nol, kita di rumah semua,” ungkapnya.

Saat ini, jelasnya, juga ada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumbar yang terinfeksi corona, salah satunya ajudan Wakil Gubernur Sumbar.Kemudianjuga ada ASN dari Dinas Pertanian Sumbar dan DPMD.

“Semuanya sudah diswab dan dikarantina, petugas juga sudah men-tracing,” paparnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran corona dilingkungan Pemprov Sumbar, ujar gubernur, semua ASN diwajibkan untuk tes swab. “Itu gratis, bisa dilaksanakan di rumah sakit yang ditunjuk atau di BIM bagi yang datang dengan pessawat,” katanya. (lgm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DUGAAN KORUPSI PROYEK TRANSMIGRASI Dua Pejabat Pemkab Limapuluh Kota Ditahan Jaksa

Rab Agu 5 , 2020
PAYAKUMBUH,KP- Kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek tranmigrasi di Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2013/2014 silam memasuki babak baru. Setelah menjalani pemeriksaan cukup panjang dan melelahkan, akhirnya tiga orang tersangka dalam kasus itu ditahan oleh pihak Kejaksanaan Negeri Payakumbuh, Rabu sore (5/8). Penahanan itu dilakukan setelah penyidik tindak pidana korupsi Polres […]