Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-351 Kota Padang Digelar Sederhana

PADANG,KP – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-351 Kota Padangdi ruang sidang utama gedung DPRD Kota Padang, Jalan Sawahan, Jumat (7/8).

Paripurna istimewa peringatan HUT ke-35 Kota Padang ini dilaksanakan secara sederhana dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD PadangSyafrial Kani didampingi Wakil ketua Arnedi Yarmen, Amril Amin, dan Ilham Maulana serta Sekwan Hendrizal Azhar.

Hadir dalam kesempatan ituWalikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Wakil Walikota Hendri Septa, Gubernur Sumbar diwakili Asisten III Nasir Ahmaddan seluruh anggota DPRD Padang serta tamu undangan lainnya.

Selain itu juga hadir sejumlah tokoh seperti mantan Walikota Padang Fauzi Bahar, mantan Wakil Walikota Yusman Kasim, mantan Ketua DPRD Erisman, anggota DPRD Sumbar Maigus Nasir dan sejumlah tokoh lain.

Ketua DPRD PadangSyafrial Kani dalam sambutannya, mengapresiasi pencapaian dan pembangunan yang ada di Kota Padang termasuk meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan.

“Kita patut apresiasi sudah enam tahun berturut-turut. Ini tentu menunjukkan pengelolaan keuangan yang dilakukan dengan baik,” katanya.

Selain itu ia juga mengapresiasi berbagai pembangunanseperti PANTAI PADANG yang kini sudah menjadi ikon pariwisata unggulan di Kota Padang.Namun disisi lain, sebutnya, tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak persoalan yang perlu menjadi perhatian seperti masih adawarga yang hidup dibawah garis kemiskinan.

“Ini perlu menjadi catatan bagi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota ini,” katanya.

Ia juga menyorot persoalan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dijanjikan akan dibayar tiga bulan. Namun kenyataannya hingga kini baru dibayarkan sekali. “Ini menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat sehingga menimbulkan ketidakpercayaan kepada pemerintah,”pungkasnya.

Sementara, Wako Mahyeldi mengatakan berbagai langkah perbaikan ke depan terus dilakukan salah satunya bidang pendidikan.

“Sektor pendidikan merupakan salah satu proritas kita dan ini tertuang dalam RPJMD,” kata Mahyeldi.

Menurutnya, pada tahun 2022 nanti proses belajar mengajar di sekolah menjadi lima hari. Artinya sekolah hanya dari Senin hingga Jumat. Agar proses belajar selama lima hari dapat berjalan maksimal, Pemko tengah menganggarkan pembangunan ruang kelas baru. Ditargetkan sebelum tahun 2022 sebanyak 500 ruang kelas baru rampung.

“Nantinya ada 500 ruang kelas baru, sehingga sekolah tidak lagi memakai sistem shift,” paparnya didampingi Wakil Walikota Padang Hendri Septa.

Namun begitu, pelaksanaan pembangunan ruang kelas baru di tahun 2020 ini urung terlaksana. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang membuat seluruh anggaran daerah dialihkan ke sektor lain untuk mengatasi pandemi ini.

“Padahal tahun ini sudah dianggarkan, kita akan mulai lagi tahun depan untuk pembangunan ruang kelas baru,” tutur walikota. (bim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mahasiswa IPB Gelar Sosialisasi Budidaya Ikan di Ulak Karang Utara

Jum Agu 7 , 2020
PADANG, KP – Sembilan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan […]