Wapres sebut merger bank syariah BUMN perkuat perbankan nasional

JAKART, KP – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan penggabungan bank-bank syariah badan usaha milik negara (BUMN) tidak hanya untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah, melainkan juga dapat memperkuat kondisi perbankan secara nasional.

“Ini untuk memperkuat, dia bisa juga berperan untuk kepentingan dalam negeri dan bisa juga untuk luar negeri. Jangan terlalu banyak bank, tapi potensinya kecil-kecil,” kata Ma’ruf Amin dalam dialog tentang “Optimalisasi Kontribusi Ekonomi dan Perbankan Syariah di Era New Normal” yang disiarkan, di Jakarta, Kamis (6/8).

Alasan untuk menggabungkan bank-bank syariah milik BUMN tersebut, kata Ma’ruf, salah satunya karena hingga saat ini bank syariah di Indonesia belum ada yang masuk dalam kategori 20 besar di dunia. Ma’ruf Amin menyebutkan akan ada tiga hingga empat bank syariah milik BUMN yang akan disatukan.

“Karena kita kan tidak punya bank syariah yang masuk 20 besar dunia. Jadi itu sudah dalam penyiapan untuk adanya penggabungan itu, paling tidak ada tiga atau empat bank syariah yang BUMN,” ujarnya pula.

Dengan potensi pengembangan keuangan syariah yang besar, maka Indonesia harus dapat memanfaatkan sumber daya tersebut; sehingga nantinya bank syariah BUMN dapat memberi pembiayaan untuk proyek-proyek besar.

“Jadi supaya lebih bisa mengembangkan sayapnya, bisa melayani proyek-proyek besar atau kegiatan ekonomi yang lebih besar; sehingga bisa ikut cepat mendorong perekonomian,” katanya lagi.

Rencana penggabungan sejumlah bank syariah milik BUMN tersebut, menurut Menteri BUMN Erick Thohir akan terealisasi pada Februari 2021. Saat ini, Kementerian BUMN masih mengkaji bank-bank syariah milik bank BUMN yang layak untuk disatukan.

Penggabungan bank-bank syariah tersebut setidaknya akan menjadikan bank syariah BUMN masuk ke jajaran delapan bank terbesar dari segi aset, sehingga kemampuan pembiayaannya juga diharapkan semakin besar.(ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Upaya pencegahan Karhutla di masa pandemi COVID-19

Kam Agu 6 , 2020
JAKARTA, KP – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bergerak cepat melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Istana Merdeka, 23 Juni lalu. Saat itu, Presiden Jokowi menyampaikan empat arahan untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan yakni pentingnya manajemen lapangan, pencegahan kebakaran hutan […]