18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Wawako Reinier Hadiri Kesiapan Pilkada Serentak 2020

SOLOK, KP – Wakil Walikota Solok Reinier, mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Pengarahan Kepada Satgas Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, bertempat di Hotel Grand Inna Kota Padang, baru-baru ini.

Rapat dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian. Turut hadir, Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno, seluruh Bupati dan Walikota se Provinsi Sumatera Barat, Dandim, Kapolres, Ketua KPU se Sumbar, Ketua Bawaslu se-Sumbar, Kepala Dinas Kesehatan se-Sumbar, serta Kalaksa BPBD se-Sumbar.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 merupakan momentum untuk menjadikan masyarakat sebagai agen perlawanan virus COVID-19. Momentum Pilkada bukan menjadi media penularan, melainkan justru menjadi gelombang memobilisasi masyarakat menjadi agen perlawanan COVID-19.” Itupun kalau protokol kesehatan dilakukan dengan benar, kalau tidak maka nantinya akan jadi klaster,” jelas Mendagri.

Lebih lanjut, Tito Karnavian mengatakan, sampai saat ini tidak ada satupun ahli yang bisa menjawab kapan pandemi Corona selesai. Yang ada, baru sebatas skenario-skenario prediksi pandemi selesai yaitu skenario saat vaksin ditemukan, obat Corona ditemukan dan saat terjadinya herd immunity. Penanganan pandemi ini merupakan urusan sosial kontrol, perlu dukungan dari seluruh jajaran pemerintah di daerah agar pandemi bisa tertangani dengan baik.

Tidak cukup hanya dihimbau dan didorong, perlu ada keserentakan dan kesungguhan untuk menangani COVID-19 ini. Kita juga masih perlu meningkatkan masalah tiga M yaitu penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pilkada kali ini merupakan pilkada pertama dalam pandemi, semenjak kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1945.

”Kita harus selalu berdoa kepada Allah SWT, diharapkan dengan kebersamaan kita, nantinya kita akan dapat memenangkan pertarungan melawan Covid-19 terutama dalam dampak sosial dan ekonomi, dan bisa menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak, sehingga akan didapatkan pemimpin yang hebat nantinya,” tutup Mendagri.

Pada kesempatan itu, Mendagri juga berkenan menyerahkan buku Pedoman Manajemen Penanganan Covid-19 kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, serta seluruh Bupati dan Wali Kota se Sumatera Barat. (vvan/*)