28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Jaga Keasrian dan Kelestarian Kawasan Wisata Mandeh

PAINAN, KP -Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berkomitmen kuat untuk menjaga keasrian dan kelestarian kawasan Wisata Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Upaya itu dilakukan sebab kawasan Wisata Mandeh merupakan salah satu destinasi wisata unggulan berskala nasional yang juga dikenal dengan surga tersembunyi terpopuler.

“Sekarang kawasan unggulan yang berskala nasional itu telah menjadi fokus pembangunan oleh pemerintah pusat. Dari itu Kawasan Mandeh harus terbebas dari berbagai aksi pengerusakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya supaya keasrian dan kelestariannya tetap terjaga sepanjang masa,”sebut Bupati Pessel, Hendrajoni di Painan, kemarin

Dia juga menyampaikan, masyarakat Pessel patut berterimakasih kepada pemerintah pusat yang telah menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk pengembangan kawasan itu. 

“Terutama pembangunan ruas jalan dan infrastruktur lainnya. Sebagai masyarakat Pesisir Selatan, tugas kita adalah menjaga agar kawasan yang dijuluki surga tersembunyi terpopuler itu terbebas dari berbagai aksi pengrusakan untuk kepentingan oknum tertentu,” tegasnya.

Dia menambahkan, aksi pengrusakan lingkungan dengan berbagai dalih bila terjadi di kawasan itu tidak akan ditolerir.

“Sebab selain bertentangan dengan hukum, menjaga kawasan itu tetap asri sudah menjadi komitmen bersama antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Sebab bila itu diabaikan, bisa berimbas kepada kelangsungan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hal itu, maka pihaknya bersama jajaran terus meng imbau semua pihak agar tidak merusak lingkungan.

Sedangkan bila ada investor yang ingin melakukan pembangunan di kawasan wisata harus mengajukan izin, dan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Pemkab tidak akan mempersulit investor yang akan melakukan investasi di sektor pariwisata, bahkan mereka diberikan kemudahan, jaminan keamanan dan kepastian hukum. Walau demikian, proses nya harus tetap mengacu kepada aturan yang berlaku,” ingatnya. (psl)