PILKADA LIMAPULUH KOTA 2020 Minus Bupati Incumbent, Empat Paslon Dipastikan Siap Bertarung

LIMAPULUH KOTA, KP- Pasca dibukanya pendaftaran calon Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota sejak 4 sampai 6 September 2020, sudah dapat dipastikan empat pasang calon (paslon) Kepala Daerah Limapuluh Kota akan bertarung pada Pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang.

Keempat paslon kepala daerah Limapuluh Kota yang akan bertarung itu masing-masing Ferizal Ridwan-Nurkhalis (FN) maju lewat jalur perseorangan.

Bermodalkan surat dukungan 23.430 tersebar di 13 kecamatan, Wakil Bupati incumbent Ferizal Ridwan-Nurkhalis mengendarai sepeda motor (kendaraan roda dua) mendaftar ke KPU pada hari pertama dibukanya pendaftaran 4 September 2020.

Sedangkan pada hari ke dua, Sabtu (5/9), dua paslon kepala daerah yang mendaftar ke KPU adalah Darman Sahladi- Maskar Datuak Pobo (SALAM) diusung koalisi Partai Demokrat, PAN dan Nasdem. Kemudian disusul Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus (MR-AY) diusung koalisi besar Partai Gerindra, PKB, Partai Hanura dan ikut didukung Partai Gelora dan PBB.

Tak tanggung-tanggung, untuk memuluskan langkah MR-AY merebut BA 1 C dan BA 2 C, putra terbaik Nagari VII Koto Talago, Guguak dan putra Kecamatan Pangkalan ini diantar Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade serta Ketua DPC Partai Gerindra Limapuluh Kota, Deni Asra, yang juga Ketua DPRD Limapuluh Kota sekaligus ketua tim pemenangan MR-AY serta pimpinan partai pengusung, ikut mengantarkan MR-AY mendaftar ke KPU.

Menunggang kereta kencana, paslon yang mengedepankan 9 program unggulan dengan motto ‘Gerakan Perubahan’ itu, di arak Pos Pemenangan di jalan raya negara Tanjung Pati sepanjang 4 kilometer dan dielu-ulan pendukung, simpatisan dan relawan sebagai calon kuat Bupati-Wakil Bupati.

Sementara itu paslon Bupati-Wakil Bupati yang digadang-gadang berpeluang besar untuk menang Pilkada Limapuluh Kota, Safarudin Datuak Bandaro Rajo-Riszki Kurniawan Nakasri (SAFARI) diusung Partai Golkar, PPP dan PKS itu mendaftar ke KPU, Minggu (6/9).

Meskipun tidak membawa massa pendukung begitu banyak, karena berkomitmen mematuhi imbauan pemerintah tentang protokol kesehatan, namun kemeriahan arak-arakan SAFARI berjalan kaki dan diiringi rabana itu terlihat antusias pendukung untuk memenangkan mantan Ketua DPRD Limapuluh dan pengusaha muda asal Lubuak Batingkok, Harau itu.

INCUMBENT TAK MAJU

Dua hari pasca dibukanya pendaftaran paslon Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota, tepatnya hari Sabtu (5/9) saat paslon Darman Sahladi- Asyirwan Yunus mendaftar ke KPU, sebuah peristiwa menarik dan selamanya akan menjadi catatan kelam dalam sejarah perpolitikan pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Limapuluh Kota terjadi di luar dugaan.

Pasalnya, di tengah suka cita dan gegap gempita para pengurus dan kader Partai Demokrat dan PAN, simpatisan dan relawan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Darman Saladi-Maskar Datuak Pobo, ternyata ada bupati incumbent Irfendi Arbi, yang beberapa hari terakhir menjadi pusat pembicaraan masyarakat terkait soal pencalonannya sebagai bakal calon Bupati Limapuluh Kota pada Pilkada 2020 mendatang.

“Sebagai Ketua DPC PDI-P Kabupaten Limapuluh Kota, saya harus menjalankan perintah DPP PDI-P dan DPW PDI-P Sumbar untuk mengantarkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Darman Sahladi-Maskar Datuak Pobo mendaftar ke-KPU,” ujar Irfendi Arbi kepada wartawan yang hadir meliput kegiatan pendaftaran pasangan calon Bupati-Wakil Bupati di KPU Limapukuh Kota itu.

Diakui Irfendi Arbi, memilih tidak maju lagi sebagai bakal calon Bupati Limapuluh Kota pada Pilkada 2020 mendatang, dia mengaku harus berjiwa besar menghadapi konsidi politik yang terjadi saat ini.

“Ini pengalaman yang harus dihadapi,” ungkap Irfendi Arbi, namun tidak menjelaskan apa yang menjadi alasan dia tidak ikut maju sebagai calon Bupati pada Pilkada 2020 mendatang.

Meski menutup rapat-rapat apa yang menjadi penyebab tidak majunya dia sebagai calon Bupati, namun kepada awak media selaku Bupati Limapuluh Kota, ia mengimbau masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota untuk melaksanakan pesta demokrasi secara badunsanak.

Bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, tim sukses, kader partai pengusung, pendukung, simpatisan dan relawan jangan kemukakan perbedaan, fitnah atau ado domba.

“Artinya, kedepankanlah program, visi dan misi sehingga pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah, baik pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan pemilihan Bupati-Wakil Limapuluh Kota yang akan digelar,” pungkasnya. (dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

RESES MASA SIDANG III 2020 Rustam Effendi Jemput Asprasi Warga di Tiga Kelurahan

Ming Sep 6 , 2020
PADANG,KP – Anggota DPRD Kota Padang Dapil Koto Tangah, Rustam Efendi melaksanakan agenda reses masa sidang III tahun 2020 di tiga kelurahan di Kecamatan Koto Tangah. Rustam Efendi menjemput aspirasi warga di Sungai Bangek Kelurahan Balai Gadang, Komplek Denai Pamulang Kelurahan Padang Sarai dan di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto […]