Ratusan Hektare Sawah Dan Kolam Ikan Rusak Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA, KP – Hujan deras yang terjadi sepanjang Jumat dan Sabtu (4-5/9) menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam tiga kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota. Banjir tidak hanya merendam ratusan rumah penduduk, namun ratusan hektare sawah, kebun dan ladang, kandang ternak, serta kolam ikan milik masyarakat juga rusak diterjang banjir. Bahkan,ruas jalan nasional Sumbar-Riau tepatnya pada kilometer 17 digenangi air sepanjang 200 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Joni Amir, Minggu (6/9), menyebutsejumlah sungai yang ada di Kecamatan Harau, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dan Kecamatan Akabilurumeluap karena hujan deras dengan intensitas lebat dalam waktu lama sampai Sabtu malam (5/9).

“Memang di beberapa nagari di tiga kecamatan itu terjadi luapan sungai dan menyebabkan banjir menggenangi rumahmasyarakat, lahan pertanian,dan persawahan. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa ataumengungsi. Namun kita sudah siaga mendirikan tenda pengungsian dan sudah mendata masyarakat terdampak bajir,” sebut H. Joni Amir.

Menurutnya, di Kecamatan Harau ada tiga nagari dan lima jorong yang terdampak banjir. Di Jorong Purwajaya Nagari Sarilamak, 65 KK yang terdiri dari 202 jiwa terdampak banjir. Air juga menggenangi jalan lingkung setinggi 30-50 sentimeter. Di Jorong Aia Putiah banjir menggenangi badan jalan provinsi Sumbar-Riau Km 17 sepanjang 200 meter. Banjir juga merendam rumah yang dihuni 18 KK sebanyak 61 jiwa.

Sedangkan di Jorong Tarantang Nagari Tarantang 30 rumah yang dihuni 103 jiwa terdampak banjir. Air juga menggenangi area pertanian, sawah, kolom ikan. Di Jorong Lubuak Limpato ada 1 rumah terendam air. Kemudian di Jorong Subarang Nagari Taram sebanyak 20 unit rumah terendam.

Untuk Kecamatan Lareh Sago Halaban, banjir terjadi di Jorong Kubang Rasau Nagari Balai Panjang di mana air merendam 24 rumah yang dihuni 67 jiwa. Sedangkan di Nagari Bukik Sikumpa ada lahan pertanian sawah dan perkebunan masyarakat yang terendam banjir. Terakhir di Kecamatan Akabiliru banjir merendam sejumlah rumah di kawasan Nagari Durian Tinggi.

Untuk mengantisipasi dampak banjir, BPBD telah melakukan persiapan seperti mendirikan tenda penggungsian di dua lokasi jaitu di Jorong Subarang Nagari Taram dan Jorong Kubang Rasau Nagari Bukik Sikumpa. Kemudian dua tenda disiapkan untuk berjaga-jaga jika sewakt-waktu air naik sehingga masyarakat langsung dapat dievakusi di tenda yang telah disiapkan.

Mendapat laporan terjadinya banjir yang melanda tiga kecamatan, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi langsung turun melakukan peninjauan.Bupati meminta kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam musim hujan ini. Khusus bagi warga yg bermukim dipinggir sungai maupun di pinggir perbukitan, agar ekstra waspada. Kepada petugas penanggulangan bencana, Bupati Irfendi Arbi meminta untuk selalu siap siaga dalam melayani masyarakat.

“Saya salut kepada BPBD yang bekerja luar biasa, baik kesiapsiagaan menghadapi covid-19, juga menghadapi ancaman bencana alam. Mudah-mudahan petugas -petugas bencana ini sehat selalu dan menjaga kesehatannya,” harap Bupati Irfendi. (dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

WARGA LAREH SAGO HALABAN GEMPAR, Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Rumah Terkunci

Ming Sep 6 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP- Masyarakat Jorong Pakan Rabaa, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota digemparkan dengan peristiwa ditemukannya sesosok mayat perempuan didalam rumah yang terkunci.   Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui KasatreskrimAKP M. Rosydi menyebutmayat perempuan yang dalam kondisi penuh belatung itu ditemukan Sabtu pagi (5/9) sekitar […]