14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

WARGA LAREH SAGO HALABAN GEMPAR, Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Rumah Terkunci

LIMAPULUH KOTA, KP- Masyarakat Jorong Pakan Rabaa, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota digemparkan dengan peristiwa ditemukannya sesosok mayat perempuan didalam rumah yang terkunci.  

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui KasatreskrimAKP M. Rosydi menyebutmayat perempuan yang dalam kondisi penuh belatung itu ditemukan Sabtu pagi (5/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Korban bernama Samsibar panggilan Bar (70 tahun), warga Pakan Rabaa, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap AKP M. Rosydi. 

Dijelaskannya, kronologis kejadian berawal dari laporan seorang warga yang hendak mencari daun singkong untuk sayuran. Tiba-tiba ia mencium bau busuk dari rumah salah seorang warga.Ketika saksi mencoba melihat dari celah pintu, terlihat sesosok jasad dalam kondisi tertelungkup dan telah dipenuhi belatung. Saksi langsung memberitahukan perihal tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat Bripka Joko Martono.

Atas laporan tersebut Kapolsek Luhak bersama SPK dan Kanit Reskrim Polsek Luhak langsung mendatangi TKPdan memasang police line di TKP. Kemudian dilakukan pengecekan terhadap kondisi rumah dan didapati bahwa jendela dan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Selanjutnya pintu depan rumah dibuka paksa dan jasad korban yang tertelungkup di depan pintu WC dan pintu dapur itupun dievakuasi.

AKP M. Rosydi menerangkan dari hasil olah TKP tidak ditemukan benda tajam maupun benda keras lainnya. Kondisi rumah masih dalam keadaan tertata dengan baik dan tidak ditemukan barang-barang korban yang hilang.

“Atas nama keluarga, keponakan korban Ifnaldi menyatakan menerima kematian korban dengan ikhlas, menolak dibawa ke rumah sakit, menolak dilakukan autopsi, dan bersedia untuk membuat surat pernyataan dan meminta segera dilakukan pemakaman jenazah,” tutur AKP M. Rosydi.

Menurutnya, setelah dilakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Kaupaten Limapuluh Kota dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten dr. Tien Septino, Kapuskesmas Pakan Rabaa, Walinagari Batu Payuang, Walijorong Pakan Rabaan, MUI Kabupaten Limapuluh Kota, Kasat Reskrim AKP M. Rosydi, Kapolsek Luhak Iptu Doni, dan pihak keluarga, maka jasa korban dimakamkan dengan protokol kesehatan covid-19 mengingat tubuh korban yang sudah mengeluarkan cairan. (dst)