PILKADA PADANGPARIAMAN Tiga Bapaslon Mendaftar ke KPU

PARITMALINTANG, KP – Bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur-Rahmangmerupakan paslon yang pertama mendaftar ke KPU pada Sabtu sore (5/9) untuk mengikuti kontestasi Pilkada Padangapriaman. Calon yang diusung PAN, PDI Perjuangan, dan NasDem itu diantar pimpinan partai politik dengan dukungan 12 kursi di DPRD.

Suhatri Bur mengatakan, suksesnya pendaftaran karena solidnya tim yang telah membantunya baik dari kalangan partai maupun tokoh masyarakat. “Kita siap berjuang bersama tim dan masyarakat Padangpariaman sehingga dapat meraih kemenangan,” kata Suhatri Bur.

Sementarapasangan Refrizal – Happy Neldy mendaftar ke KPU pada Minggu pagi (6/9) atau hari terakhir pendaftaran. Cabup dan Cawabup yang diusung koalisi Gerindra dan PKS itu mempunyai 11 kekuatan kursi di Legislatif. 

Berangkat dari kampungnya di Kampung Dalam, Refrizal diantar dua pimpinan Parpol PKS dan Gerindra. Refrizal yang terkenal dengan sosok bedah lapaunya itu adalah tokoh PKS tiga periode di DPR RI. Sedangkan Happy Neldy yang merupakan Ketua DPC Gerindra Padangpariaman juga tiga periode di DPRD daerah setempat.

Sedangkan Cabup dan Cawabup Tri Suryadi-Taslim datang ke KPU pada Minggu siang. Sesuai rencananya, memang pasangan yang diusung empat partai politik Demokrat, PKB, Golkar dan PPP itu mendaftar ke KPUD pada hari tersebut dengan pimpinan partai koalisi.

Pasangan yang populer dengan jargon Wali Feri – Andah Taslim itu memiliki 16 kursi DPRD Padangpariaman. Masing-masing empat partai itu punya empat kursi. Dan pasangan itu keluar sebagai juara terbanyak kursi dukungan di antara dua pasangan lainnya yang akan ikut Pilkada 9 Desember mendatang.    

Ketua KPU Padangpariaman, Zulnaidi menyebutkan, kondisi Pandemi Covid-19 “memaksa” semua pihak untuk patuh dengan protokol kesehatan dalam alek Pilkada. “Bapaslon (Bakal Pasangan Calon) yang mendaftar ke KPU diwajibkan sudah tes swab dengan hasil negatif sebelum datang menyerahkan dokumen sebagai calon. Jika positif, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan datang dan harus isolasi meskipun proses pendaftaran tetap dilanjutkan oleh yang sehat (negatif Covid-19),” ungkapnya.

Menurutnya, KPU membatasi yang boleh masuk ke lokasi pendaftaran. Hanya dua orang per parpol (Ketua dan Sekretaris) beserta dua orang Bapaslon, tanpa pengiring ataupun keluarga (kalaupun ada hanya 15 orang, namun tetap di luar pagar lokasi),” kata Zulnaidi.

Semua yang diizinkan masuk kata dia, wajib mematuhi protokol kesehatan, yakni bermasker, menjaga jarak, lolos cek suhu tubuh, mencuci tangan, membawa handsanitizer dan alat tulis sendiri. “Seluruh dokumen yang dibawa terbungkus plastik dan disemprot disinfektan. Sangat berbeda dari Pilkada sebelumnya dan hal ini menjadi keniscayaan yang disepakati semua pihak demi kemaslahatan bersama, karena Pilkada kali ini sudah diputuskan negara untuk dilanjutkan,” ungkapnya.

Zulnaidi menyebut dengan telah mendaftarnya 3 bapaslon itu tidak mungkin ada lagi bakal calon yang bisa mendaftar karena kuota kursi yang tinggal di DPRD Padangpariaman hanya satu kursi, sedangkan 39 sudah terpenuhi. (war)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Meski Pandemi, ASN Agar Tetap Produktif

Sen Sep 7 , 2020
PARITMALINTANG, KP – Pandemi Covid-19 hendaknya tidak mempengaruhi kinerja para ASN di Kabupaten Padangpariaman. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman Jonpriadi, saat dihubungi via daring, Senin (7/9).  Sekda meminta agar para ASN di Kabupaten Padangpariaman tetap produktif meskipun di tengah Pandemi Covid-19, sebab pelayanan yang prima sangat dibutuhkan masyarakat. […]