18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

DUEL MAUT DI LUBUK KILANGAN, Dua Orang Tewas di Tangan Satpam Perumahan Elit

PADANG, KP – Duel maut terjadi di depan gerbang perumahan elit Green Mutiara di Rimbo Datar, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa dinihari (8/9).. Dalam perkelahian itu, dua orang tewas di tangan petugas security (satpam) perumahan tersebut.

Diketahui, pelaku berinisial A(44 tahun) warga Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh. Sementaradua korban tewas berinisial AJ (35 tahun) dan A (44 tahun) yang merupakan warga sekitar. Kedua korban masih berhubungan saudara di mana AJ merupakan keponakan A.

Kapolresta Padang melalui Kapolsek Lubuk KilanganAKP Edriyan Wiguna menerangkan pihaknya mendapat informasi ada dua orang tergeletak didepan gerbang Perumahan Green Mutiarasekitar pukul 02.00 WIB. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mendapati kedua korban dalam kondisi bersimbah darah dengan sejumlah luka bekas tusukan pada bagian dada dan punggung.

Ia mengungkapkan dari hasil penyelidikan diduga pelaku adalah satpam perumahan tersebut. Perkelahian itu diduga karena korban sering mengejek pelaku. Selain itu, disinyalir korban menyimpan sakit hati karena pernah ditegur pelaku untuk tidak berenang di dalam kawasan perumahan Green Mutiara tersebut.

“Motifnya karena korban sering mengejek tersangka. Korban juga pernah ditegur oleh tersangka untuk tidak berenang di kolam renang perumahan. Kemudian korban mengajak tersangka berkelahi, namun akhirnya tewas setelah kalah oleh tersangka,” ujar AKP Edryan.

Ia menyebut kedua korban merupakan masyarakat yang bermukim di sekitar perumahan itu. Antara korban dan pelaku merupakan teman lama. Pasca-kejadian, pelaku kabur ke Kota Bukittinggi. Pihak kepolisian lalu meminta kepada keluarga agar tersangka mau menyerahkan diri. Tak berapa lama, pelaku menghubungi salah seorang keluarganya dan menyatakan akan menyerahkan diri.

“Saat itu pelaku sedang berada di Bukittinggi. Pelaku meminta kepada keluarga untuk menjemputnya di Kasang, Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman,” ujar AKP Edriyan Wiguna.

Kemudian, polisi bersama anggota keluarga bergerak menuju lokasi yang telah disebutkan oleh pelaku. Ketika turun dari angkutan umum, pelaku langsung masuk kedalam mobil keluarga untuk selanjutnya dibawa ke Polsek Lubuk Kilangan.

“Pelaku diamankan di Kasang, Kecamatan Batang Anai sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ini pelaku diamankan di Polsek Lubuk Kilangan guna penyidikan lebih lanjut sesuai dengan Laporan Polisi (LP) nomor LP/126/B/IX/2020/Sektor Luki,” tuturnya.

Ia mengatakan jasad korban sudah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara untuk melihat luka pasti yang dialami korban. Sedangkan tersangka sedang menjalani pemeriksaan dan kami mencari barang bukti pisau yang dibuang tersangka di Kota Bukittinggi.

Atas perbuatannya, tersangka AS dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman minimal 12 tahun penjara. (frd)