KPU Dharmasraya Tetapkan Daftar Pemilih Sementara 144.729 Orang

PULAUPUNJUNG, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasrayamenetapkan daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 144.729 orang dalam rapat pleno tebuka rekapitulasi DPS untuk Pilkada serentak 2020.

Ketua KPU Dharmasraya, Maradis di Pulaupunjung, Selasa (8/9) mengatakan, penetapan tersebut sesuai dengan data hasil proses pemutakhiran, kemudian penyusunan daftar pemilih hasil pemuktahiran (DPHP) tingkat nagari dan kecamatan.

Ia menyebutkan, DPS 144.297 orang tersebut tersebar di 11 Kecamatan. Dengan rinciannya adalah laki-laki 72.373 pemilih dan perempuan 72.356 pemilih.”Sementara jumlah TPS sebanyak 529 tersebar di 52 nagari atau desa adat,” ujarnya.

Ia merinci jumlah DPS setiap kecamatan, yakni Koto Baru sebanyak 20.596 pemilih, Kecamatan Pulaupunjung 27.172 pemilih, Kecamatan Sungai Rumbai 13.970 pemilih, Kecamatan Sitiung 18.169 pemilih.

Kemudian, Kecamatan IX Koto 6.146 pemilih, Kecamatan Timpeh 11.017 pemilih, Kecamatan Koto Salak 12.460 pemilih.

Kecamatan Tiumang 9.039 pemilih, Kecamatan Padang Laweh 3.926 pemilih, Kecamatan Asam Jujuhan 4.790 pemilih dan Kecamatan Koto Besar 17.444 pemilih.

Ia menyebutkan, terhadap penetapan DPS tersebut akan diumumkan pada 19 sampai 28 September 2020 kepada masyarakat di seluruh nagari dan tempat-tempat strategis.

“Sehingga setelah DPS nanti diumumkan kami minta tanggapan dari masyarakat, partai politik dan pihak terkait lainnya sehingga seluruh masyarakat masuk dalam DPT dan dapat menggunakan hak pilihnya,” ungkap dia.

Hadir dalam rapat pleno terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara, Komisioner Bawaslu Dharmasraya Laila Husni, pimpinan dan perwakilan partai politik. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Petani Gambir Mengeluh Harga Gambir Bertahan Dikisaran Rp13 Ribu

Rab Sep 9 , 2020
PAINAN, KP – Masyarakat petani gambir di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mengeluh karena masih bertahanya harga getah gambir dikisaran Rp13 ribu di daerah itu. Anjloknya harga penjualan gambir sebagaimana saat ini, ternyata telah mengancam keberlangsungan ekonomi masyarakat petani gambir. Hal itu diakui Mustafa 53, petani gambir di Nagari Gantiang Mudiak […]