20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Dua Kelurahan Maju Dalam Ajang Kelurahan Statistik 2020

PADANGPANJANG, KP – Dua kelurahan di Kota Padangpanjang maju mewakili masing-masing Kecamatan, sebagai percontohan yang akan diusulkan menjadi kelurahan statistik tahun 2020.Kelurahan yang dimaksud adalah Kelurahan Ekor Lubuk dan Kelurahan Bukit Surungan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Padangpanjang, Ampera Salim dalam sosialisasi dan koordinasi awal implementasi kelurahan statistik di aula Dinas Kominfo Padangpanjang, Jumat (11/9).

Dikatakan, sosialisasi itu sehubungan dengan surat dari Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatra Barat, tentang Nagari/Desa/Kelurahan Statistik Tahun 2020, yang membutuhkan adanya keterbukaan informasi publik yang sejalan dengan Undang-undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Ampera mengatakan, Padangpanjang hendaknya dapat menjadi Kota statistik pertama di Sumbar, mengingat hanya memiliki 2 Kecamatan dan 16 Kelurahan.

“Jika seluruh kelurahan telah memiliki data yang akurat, maka kita akan memiliki bank data yang mudah di akses, tentunya masuk dalam kategori kelurahan statistik,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kabid Layanan Komunikasi dan Informasi Kominfo Sumbar, Oni Fajar Syahdi mengatakan berlatar belakang Perpres No 39 Tahun 2009 tentang satu data Indonesia.

“Maka kami mendatangi Padangpanjang untuk melakukan sosialisasi dan koordinasi awal menuju Kelurahan statistik 2020 ini,” katanya.

Pada tahun lalu, Dharmasraya memegang peringkat Nagari statistik Tahun 2019, tahun ini hendaknya Kota yang memegang peringkat statistik.

Kalau dilihat dari luas wilayah, jumlah masyarakat, dan jumlah Kelurahan, Padangpanjang tampaknya memiliki potensi besar untuk menjadi Kota pertama statistik di Sumbar.

“Semoga dengan sosialisasi ini dapat menggambarkan langkah selanjutnya yang akan dilakukan masing-masing Kelurahan, untuk mendapatkan peringkat Kelurahan statistik Tingkat Provinsi Sumbar tahun 2020, pungkasnya. (rel/kom)