24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Muhammad Rahmad Negatif Covid-19

LIMAPULUH KOTA, KP- Setelah dinyatakan positif terpapar virus corona berdasarkan hasil yang diumumkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin lalu (7/9) dan isunya sempat viral di media sosial.

Namun, Jumat (11/9) calon Bupati Limapuluh Kota Muhammad Rahmad mengirimkan siaran pers terkait isu Covid-19 tersebut.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi HARIAN KORAN PADANG, Muhammad Rahmad menyatakan, pada hari ini, Jumat 12 September 2020, pihaknya menerima hasil uji swab/PCR Covid-19 dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (Rumah Sakit Kepresidenan RI), bahwa dia dinyatakan negatif Covid-19 yang dibuktikan dengan Sertifikat Dokter Nomor: R/4013/PPBP-AD/IX/2020 Tanggal 10 Sept 2020.

Sehubungan dengan hal tersebut, Muhammad Rahmad menyampaikan sebagai berikut. Pertama, pemeriksaan yang dilakukan oleh Rumah Sakit Kepresiden RI ini adalah yang kedua kali bagi dia lalukan. Pemeriksaan pertama adalah 31 Agustus 2020 yang menyatakan dia negatif dan pemeriksaan kedua 9 September 2020 yang juga menyatakan Muhammad Rahmad negatif.

Kedua, pada rentang tanggal tersebut yakni hari Minggu 6 September 2020, Muhamamd Rahmad atas arahan KPU Kabupaten Limapuluh Kota melakukan pemeriksaan/test swab ke Labor Universitas Andalas (Unand) yang terletak di Fakultas Kedokteran di Padang.

“Pagi hari Senin 7 Sept 2020, kami membaca dari media online bahwa kami dinyatakan Positiv Covid-19, yang “katanya” info tersebut bersumber dari hasil test swab Labor Unand yang diterima KPU provinsi. Meskipun sampai saat ini kami tidak menerima sertifikat dokter Lab Unand dan Pemberitahuan Resmi bahwa kami Positif Covid 19, kami tetap patuh dan taat protokol Covid-19 sampai pemeriksaan ulang yang kami lakukan di Rumah Sakit Kepresidenan RI RSPAD Jakarta,” ungkap Muhammad Rahmad.

Ketiga, ulas Muhammad Rahmad, test swab massal telah dilakukan KPU Kabupaten Limapuluh Kota sejak diinfokan dirinya positif Covid-19.“Kami berdoa semoga hasil test swab massal tersebut semuanya negatif. Kami juga prihatin dan sangat bersedih mendapat kabar bahwa, masyarakat yang berdekatan atau kontak langsung dengan kami menghadapi situasi sulit dan kehilangan mata pencaharian ditengah tengah masyarakat. Semoga dengan hasil test swab kami yang negatif ini, keragu-raguan dan kekhawatiran masyarakat tidak lagi terjadi,” beber Muhammad Rahmad.

Keempat, ujar Muhammad Rahmad, dia akan segera membangun komunikasi dengan KPU Kabupaten Limapuluh Kota untuk melanjutkan tahapan pilkada yang telah disusun rapi. “Kami juga sangat menghargai tindakan cepat dan sigap yang telah dilakukan KPU Limapuluh Kota dalam menyikapi merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota,” ulasnya.

Keenam, kata Muhammad Rahmad, sebelum dan sesudah dia diisukan positif Covid-19, kondisi fisik dirinya dilaporkan segar bugar, sehat wal afiat, tidak ada keluhan apapun.

“Bagaimanapun, tentu kami yang bukan dokter, tidak memahami betul gejala dan tanda tanda orang terkena Covid-19. Karena itu, kami terus mengimbau masyarakat dan kita semua untuk senantiasa menjaga kesehatan tubuh, tidur dan istirahat yang cukup, selalu memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan senantiasa memohon perlindungan Allah SWT,” pungkas Muhammad Rahmad. (dst)