27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Poli Pelayanan di RSUD Pasbar Masih Terbatas

SIMPANGEMPAT, KP – Pasca dibuka kembali pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat mulai Kamis (10/9), masyarakat sudah mulai datang untuk kembali mendapatkan pelayanan kesehatan. Di samping itu, selama 12 hari lamanya masyarakat di Pasbar tidak bisa berobat ke RSUD Pasbar, setelah sebelumnya dinyatakan ada dokter dan tenaga kesehatan lainnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan pembukaan kembali layanan kesehatan tersebut dilakukan setelah pihak RSUD Pasbar menggelar rapat dengan Pemerintah Kabupaten dan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Pasbar pada 7 September 2020 lalu. Dari rapat tersebut, diperoleh kesepakatan membuka kembali layanan kesehatan di RSUD Pasbar guna memastikan pemberian layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan. 

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Pasbar, Rahayu Lestari menjelaskan, untuk saat ini pembukaan layanan fasilitas kesehatan di RSUD dilakukan secara bertahap. Fasilitas rawat inap hanya baru dibuka untuk pasien kelas tiga saja, karena kapasitas ruangan RSUD mulai penuh. “Kuota ruangan kita terbatas, terlebih karena ada satu gedung dikhususkan menjadi tempat perawatan dan isolasi bagi pasien positif Covid-19,” ujarnya ketika ditemui wartawan di RSUD Pasbar, Jumat (11/9).

Dijelaskannya, tidak semua poli dari 19 Poli atau pelayanan umum di RSUD Pasbar yang akan dibuka, hal itu disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah setiap petugas diberlakukan pergantian shift untuk setiap poli. “Jadi kita kurangi kehadiran petugas kita di masing-masing poli. Misalnya apabila poli itu memiliki dua orang dokter, maka akan kita buka untuk satu orang dokter saja, sehingga nantinya mereka tidak terbebani dan kelelahan,” jelasnya.

Kemudian jelasnya, sebelum dibukanya kembali layanan di RSUD, pihak gugus tugas Covid-19 juga telah terlebih dahulu melakukan kajian dan peninjauan ke lapangan. Selain itu katanya, pihak gugus tugas Covid-19 atas permintaan dari RSUD juga telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di semua ruangan yang ada di RSUD Pasbar dan memastikan petugas di fasilitas pelayanan tersebut telah memiliki hasil swab negatif. “Sebelum memasuki pekarangan RSUD, setiap pengunjung harus melakukan pengukuran suhu tubuh dan wajib memakai masker serta setiap pasien hanya boleh ditemani satu orang saja,” tegasnya.

Lanjutnya, pengukuran suhu tubuh dan Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat wajib bagi pengunjung, di antaranya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Kita berharap, semua masyarakat Pasbar dapat mematuhi aturan protokol Covid-19 dan sadar akan pentingnya memakai masker agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” tandasnya. (rom)