28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Bupati Gusmal Launcing BLUD Puskesmas dan UPT Labkeda Kabupaten Solok

BUPATI Solok, H. Gusmalmelauncing Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas dan UPT Labkeda se-Kabupaten Solok.

“Terimakasih kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Solok maupun semua pihak yang sudah bekerja keras untuk mencegah penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Solok,” sebut Bupati Gusmal disela-sela kegiatan launcing yang dilaksanakan, Kamis (10/9) di Guest House Arosuka.

Dikatakan bupati, Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dan sebagai unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah, sehingga akses masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat terwujud.

Menurutnya, peningkatan puskesmas menjadi puskesmas BLUD merupakan wujud nyata peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis Dinas/Badan Daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan dearah pada umumnya.

Dengan BLUD ini, ia berharap dapat memberikan pelayanan umum secara efektif, efisien, ekonomis,transparan dan bertanggungjawab kepada masyarakat.

“Saya berharap mutu pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan dengan BLUD, sehingga pelayanan berkualitas dapat diterima bagi masyarakat,” sebut Gusmal.

Ia juga meminta kepada semua pihak penyelenggara BLUD puskesmas yaitu Dinas kesehatan beserta jajaran UPT, BKD, BKPSDM, Barenlitbang dan Inspektorat agar bekerja sama dan saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan BLUD Puskesmas ini.

“Setelah launcing ini diharapkan kepada Dinas Kesehatan, UPT puskesmas dan UPT Labkesda agar segera menindaklanjuti keputusan Bupati Solok tentang BLUD, diantaranya penetapan pejabat BLUD, mekanisme pembiayaan BLUD, sistem penganggaran dan DPA BLUD, sistem pengadaan barang serta sistem pembinaan dan pengawasan,” tambahnya.

Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Aswirman, Kadis Kesehatan dr. Maryeti Mawarzi, para Kepala SKPD terkait, para Kepala Puskesmas dan Kepala labor se-Kabupaten Solok.

Di tempat yang sama ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kab. Solok, dr. Maryeti Mawarzidalam laporanya menyampaikan, launching penerapan pengelolaan keuangan BLUD UPT Puskesmas dan Labkesda ini telah persiapkan dari tahun 2018.

“Penerapan BLUD Puskesmas merupakan salah satu upaya agar kualitas pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan,” jelasnya.

Ia juga melaporkan, seluruh persyaratan BLUD puskesmas sudah dilengkapi 19 puskesmas dan 1 Laboratorium Daerah, termasuk juga regulasi pelaksanaan BLUD Puskesmas antara lain, sistem pengelolaan keuangan BLUD puskesmas, pengadaan barang dan jasa,pengelolaan SDM yang bersumber dari BLUD serta penetapan tarif puskesmas BLUD.

Pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan semua pihak atas ditetapkanya UPT Puskesmas dan UPT Labkesdakabupaten Solok serta terlaksananya launching pola pengelolaan keuangan BLUDtahun 2020. (*)