18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Hari Ini, Kinantan Bird Park TMSBK Diresmikan

BUKITTINGGI, KP – Senin hari ini (14/9), Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias akan meresmikan dan membuka secara resmi Kinantan Bird Park Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), yang ditandai dengan pelepasan burung di dalam taman Aviari oleh Walikota.

Sebelum diresmikan atau dibuka untuk umum, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Wakil Ketua DPRD Rusdy Nurman dan mantan Ketua Komisi I DPRD Bukittinggi periode 2014-2019, M. Nur Idris didampingi Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga, H. Supadria, Kabid TMSBK Ikbal Bahal dan mantan Camat Guguak Panjang Rispayanto. Serta Direktur Teknis PT. Sumber Midya Karya selaku pelaksana pekerjaan pembangunan Kinantan Bird Park meninjaua Kinantan Bird Park, Minggu (13/9).  

Dalam peninjauan itu, Wako Ramlan sangat mengapresiasi hasil kerja pelaksana yang telah membangun Kinantan Bird Park sesuai perencanaannya. “Sehingga khusus untuk Taman Aviari itu terlihat sangat asri dan betul-betul terasa di alam bebas,” ujar Wako.

Dengan dibukanya Taman Aviari itu, pihaknya berharap akan dapat menambah daya tarik TMSBK dan mampu menyedot pengunjung TMSBK lebih banyak lagi. “Dan kepada petugas TMSBK, tentu diminta untuk dapat menjaga keamanan dan kenyamaman pengunjung, sehingga Taman Aviari ini betul-betul dirasakan dan dinikmati pengunjung. Kalau pengunjung sudah ramai, pendapatan masyarakat tentunya turut meningkat, terutama masyarakat pedagang,” ulasnya.

Karena Kinantan Bird Park itu dibuka dalam masa Pandemi Covid-19 jelasnya, tentu diharapkan kepada Petugas TMSBK agar selalu mengingatkan pengunjung mematuhi Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. Yang mana kepada pengunjung diwajibkan memakai masker, sering cuci tangan dan selalu menjaga jarak.

Dikatakannya, revitalisasi TMSBK itu tidak hanya untuk hewan jenis burung saja, namun juga tengah dikerjakan zona untuk hewan reptil dan zona hewan karnifora, serta ditambah perbaikan Rumah Adat Bagonjong yang semuanya itu diharapkan selesai tahun ini. “Dan ke depannya juga akan dibuat lagi untuk hewan lainnya. Sehingga pada Akhirnya TMSBK Bukittinggi ini betul-betul memiliki daya tarik tersendiri untuk orang datang ke Bukittinggi,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Rusdy Nurman menyembutkan, kehadiran Kinantan Bird Park itu merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. ”Kinantan Bird Park merupakan Inovasi baru yang dilakukan Pemko Bukittinggi dan rasanya tidak sia-sia DPRD mendukung dan menganggarkannya,” ujar Rusdy Nurman.

Dikatakannya, dalam Revitalisasi TMSBK itu terdapat tambahan baru berupa Taman Aviari, Zona Reptil dan Zona Karnifora. Pihaknya melihat hal itu sebagai sebuah terobosan baru, tidak hanya sebagai daya tarik pengunjung, tetapi juga memberikan kesan lebih asri lagi kepada pengunjung. Sebab ketika berada di Taman Aviari itu pengunjung terasa berada di alam bebas.

“Untuk terobosan baru ini, kita dari DPRD juga sangat mengapresiasi, karena memiliki dampak positif cukup banyak, baik itu kepada Pemko dari sisi peningkatan PAD, kepada Pengunjung dari segi kenyamanan dan kepada masyarakat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat pedagang,” paparnya.

“Sejarah mencatat TMSBK Bukittinggi salah satu Kebun Binatang tertua di Indonesia. Kepada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga sangat diharapkan dapat berinovasi dan berkreasi untuk menambah daya tarik TMSBK ini, termasuk menambah jumlah jenis hewan. Sehingga Kebun Binatang tertua ini tidak ketinggalan dari Kebun Binatang lainnya di Indonesia,”harapnya.

Sekarang lanjutnya, apa yang dilihat tersebut merupakan kerja nyata dan sungguh-sungguh dari Pemko Bukittinggi untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik yang didukung penuh oleh DPRD dari segi penganggarannya untuk kepentingan daerah dan masyarakat. “Bagi pengunjung Bukittinggi, agar jangan melewatkan berkunjung ke Kinantan Bird Park,” tambahnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, H. Supadria menambahkan, untuk peresmian atau pembukaan Kinantan Bird Park itu akan dihadiri jajaran Forkopimda, ninik mamak, bundo kanduang dan undangan lainnya. “Sedangkan untuk pelepasan burung akan dilakukan oleh Walikota Ramlan Nurmatias. Sementara untuk pelepasan burung berikutnya dilakukan secara bertahap, sebab burung-burung yang akan dilepas di taman Aviari itu terlebih dahulu dikarantina di kandang adaptasi guna menghilangkan stress burung-burung yang akan dilepas tersebut,” tukasnya. (eds)