18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Polresta Padang Tangkap Belasan Tukang Palak

PADANG, KP – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pemerasan, di Kawasan Air Mancur, Pasar Raya, Kota Padang. Mereka meminta uang secara paksa alias memalak.

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, sebanyak 13 lelaki tersebut dianggap telah melanggar peraturan terkait retribusi daerah dan meresahkan masyarakat.

“Preman-preman yang bertato ini sering melakukan pemerasan di kawasan Air Mancur Pasar Raya. Sasaran mereka yaitu pengemudi angkutan kota (angkot),” kata Imran Amir, Senin (14/9).

Selain angkot kata Imran, masyarakat yang memiliki mobil pribadi yang parkir di kawasan tersebut juga menjadi sasarannya.

Dikatakannya, modusnya dalam melakukan pemalakan yaitu dengan menggunakan pengharum ruangan, menjual makanan, minuman dan lainnya. Kemudian, memaksa orang untuk membelinya dan meminta dengan harga yang tinggi.

“Masyarakat yang merasa resah dengan ulah preman tukang palak ini akhirnya melaporkannya ke Polisi dan langsung Kami respon, dan berhasil diamankan 13 orang,” ujarnya.

Diantara yang diamankan, terdapat mantan narapidana yang keluar masuk penjara karena kasus copet, jambret, serta kasus penganiayaan.

Imran juga mengatakan, tukang palak tersebut tidak memiliki pekerjaan setelah setelah keluar dari penjara. Akhirnya mencari uang dengan cara yang tidak baik seperti ini.

Selanjutnya, preman yang berhasil diamankan tersebut akan dilakukan proses penyelidikan oleh satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polresta Padang tentang kasus premanisme yang mereka lakukan tersebut.

“Kami akan dalami dulu, di antara mereka ada yang diduga melakukan aksi premanisme. Kita lihat nanti hasil pemeriksaan dari Satreskrim dan tindakan yang akan kita lakukan kedepan sesuai dengan aturan dan Undang-undang yang berlaku,” katanya.

Imran berharap, dengan adanya penangkapan ini membuat para preman tersebut jera dan tidak kembali mengulangi perbuatannya. (frd)