29 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Tidak Pakai Masker, Pelanggar Dihukum Push Up

LIMAPULUH KOTA, KP – Sosialisasi pakai  masker di Kabupaten Limapuluh Kota terus digencarkan. Kali ini, warga yang tidak mengenakan masker di luar rumah akan dicatat, juga dihukum untuk melakukan push up di tempat. “Hukuman push up ini sebagai sebagai bentuk pembinaan bagi masyarakat terutama yang muda. Tujuannya agar mereka selalu mengenakan masker di luar rumah dan di jalan,” ujar Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, saat memantau sosialisasi sekaligus razia masker di Jalan Pakan Rabaa, Koto Tangah Simalanggang, Senin (14/9).

Irfendi Arbi menyebutkan, mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker, kebanyakan memang masih yang muda. “Mereka mungkin kalau terjangkit Covid-19, hanya bisa hanya sekadar OTG (Orang Tanpa Gejala). Tapi kalau sampai terjangkit, penyakit mereka bisa menular pada orang tua mereka yang mungkin tidak terlalu sehat,” katanya.

Untuk itu, petugas Satpol PP, Dishub dan Polri yang melakukan razia, memberikan hukuman tambahan bagi anak-anak muda yang masih tidak mengenakan masker saat berkendara atau berada di luar rumah. “Selain memberikan hukuman push up, mereka juga mengisi buku daftar tanda pernah melakukan pelanggaran tidak pakai masker,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota saat ini gencar melakukan sosialisasi tentang Pencegahan dan Penanggulangan  wabah Covid 19. “Seluruh warga yang berada di luar rumah wajib mengenakan masker,” lanjut Irfendi Arbi.

Sementara Camat Kecamatan Payakumbuh, Rizky yang turut mendampingi menyebutkan, dalam pelaksanaan sosialisasi sekaligus  razia tersebut, masih banyak warga masyarakatnya tidak memakai masker. Hal itu terlihat ketika pelaksanaan razia di jalan, yang paling banyak bagi yang muda mudi. (dho)