Gubernur Irwan Prayitno Sosialisasikan Perda AKB di Pantai Padang

PADANG, KP – Pasca-disahkannya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian covid-19, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melakukan sosialisasi perda tersebut kepada masyarakat di kawasan Danau Cimpago Pantai Padang, Senin sore (14/9).

Sosialisasi dimulai sekitar pukul 16.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB yang diikuti sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumbar dan Pemko Padang. Tak kurang 18 ribu maskerdan 10 ribu hand sanitizer dibagikan pada masyarakat di kawasan tersebut.

Setiap warga yang melintas langsung berhenti dan mendengarkan sosialisasi yang disampaikan. Kemudian mereka juga mendapatkan masing-masing dua buah masker dan hand sanitizer gratis.

Gubernur mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi Perda AKB. Jika ada yang melanggar, ujung-ujungnya bisa didenda hingga kurungan. Sebab,perda baru itu memuat tentang adanya sanksi pidana bagi yang melanggar protokol kesehatan.

Di masa pandemi covid-19 saat ini, lanjutnya, menggunakan masker merupakan suatu keharusanagar terhindar dari virus corona. Gubernur meminta imbauan dan sosialisasi serupa agar dilakukan juga di seluruh kabupaten/kota.Ia melanjutkan, sosialisasi diperlukan agar masyarakat memahami Perda AKBdan terbiasa dengan protokol kesehatan.

Lebih lanjut, gubernur menyebutbagi yang melanggar Perda AKB maka sanksi itu langsung dari pihak kepolisian bersama jaksa dan hakim di Pengadilan Negerididukung oleh Satpol PP dan TNI.

“Kalau tidak ingin didenda atau dipenjara, masyarakat wajib mematuhinya. Perda AKB Ini sangat penting sebagai salah satu cara efektif memutus mata rantai penularan covid-19 di Sumbar,”ujar gubernur. (ip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pembangunan Jalan ke Bukit Karan Dilakukan Secara Swadaya

Sel Sep 15 , 2020
PADANG, KP – Lurah RawangKecamatan Padang Selatan, Andi Amir, mengatakanpembangunan jalan  ke Bukit Karan dilakukan sesuai permintaan warga. Sebab, saat ini ada sekitar 500 warga di kawasan itu yang terisolirdan selama ini hanya menggunakan jalan setapak. “Jalan ini cukup terjal dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.Sudah pernah jatuh korban. […]