19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Inspektorat Padangpariaman Terima Kunjungan Studi Tiru Inspektorat Musi Rawas

PARITMALINTANG, KP – Inspektur Kabupaten Padangpariaman Hendra Aswara. menerima kunjungan studi tiru dari Inspektorat Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatra Selatan. Dalam sambutannya, Hendra Aswara menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Padangpariaman sebagai ajang berbagi informasi dan saling replika inovasi. Disampaikannya, Padangpariaman terdiri dari 17 kecamatan, 103 nagari, 23 OPD dan dua BUMD. 

“Selamat datang di ranah minang, Kabupaten Padangpariaman. Senang sekali kita bisa berjumpa, saling berbagi informasi dan sekaligus menambah saudara,” kata Hendra mengawali pertemuan di Aula Inspektorat, Parit Malintang, Selasa (15/9).

Mantan Kabag Humas itu memaparkan kinerja inspektorat dalam pelaksanaan audit, pendampingan masa penanganan Covid-19, Tindak lanjut rencana aksi KPK dan Inovasi sepanjang tahun 2020. Untuk inovasi, kata Hendra, ada tiga inovasi telah diimplementasikan. Yaitu Klinik Konsultasi, Pengawasan dan Pengaduan Masyarakat (INI KAWAN), Tanda Tanda Elektronik dan Whistle Blowing System (WBS). 

“Pelayanan masa pandemi Covid-19 tetap lancar, kita laksanakan secara online. Rekomendasi naik pangkat dan pensiun melalui tanda tangan elektronik. Jadi ASN tak perlu datang ke sini, cukup print out di kantor masing-masing,” ujar peraih Juara 1 Kompetesi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Sumbar Tahun 2018 itu.

Adapun prestasi yang diraih, tambah Hendra, yakni Padangpariaman meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ketujuh dari BPK RI. Kemudian penyampaian LKHKPN tercepat ke KPK RI untuk tingkat Sumbar. “Sesuai arahan Bupati, Inspektorat mengawal APBD dan pendampingan kegiatan hingga dana  desa,” ujar pria yang sudah tiga kali menjabat eselon dua itu. 

Sementara Inspektur Musi Rawas, Ismed Nazir mengakui inspektorat Padangpariaman selangkah lebih maju dalam berinovasi dan penggunaan teknologi informasi. “Alhamdulillah, kita tadi saling bertukar pikiran. Yang baik kita ambil dan terapkan di daerah masing-masing,” ujar Ismed. 

Selain itu pada kesempatan tersebut dilakukan pertukaran cendramata sekaligus promosi daerah, yaitu Kopi Selangit Musi Rawas yang diserahkan usai pertemuan tersebut. (war)