27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Wako Ramlan tinjau Pembangunan Dam Tebing Pipanisasi di Ngarai dan Kelok Cindua

BUKITTINGGI, KP – Walikota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias bersama anggota DPRD dari Partai Nasdem, Zulhamdi Nova Chandra didampingi Para Asisten, Kadis Pertanian dan Pangan H. Ismail Johar, Kadis PU-PR Rahmat AE, Kadis Perkim Erwin Umar dan dan beberapa Pimpinan SKPD lainnya meninjau pelaksanaan pekerjaan pembangunan dam tebing pipanisasi di Ngarai dan dam Kelok Cindua. Peninjauan kedua proyek pada Selasa (15/9) itu berada di Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang.

Untuk menuju lokasi pekerjaan pembangunan dam tebing pipanisasi di Ngarai, Wako Ramlan bersama rombongan harus berjalan kaki menapak jalan setapak dan di pinggir jurang. Sedangkan jalan setapak yang ditempuh itu tidak hanya jalan tanah, melainkan juga ada jalan darurat yang dibuat pelaksana pekerjaan. Dan kondisinya cukup membahayakan, karena di pinggir tebing Ngarai SIanok.

Menurut Wako, pekerjaan dam tebing pipanisasi Ngarai itu perlu diawasi, karena berada di daerah yang sulit untuk dijangkau orang. “Sehingga dengan kita tinjau saat ini, tentunya kita tahu kondisi pekarjaannya dan ini juga bagian dari pengawasan yang kita lakukan. Kita tidak ingin pekerjaan dam tebing ini asal jadi saja. Yang kita inginkan pekerjaannya berkualitas dan dikerjakan sesuai kontrak, sehingga pekerjaan dam tebing ini bisa bermamfaat lama untuk menahan tebing dalam rangka mengatasi terjadinya longsor di daerah ini,” ulasnya.

Untuk itulah pihaknya meninjau pekerjaan dan meminta kepada pelaksana agar betul-betul mengerjakannya sesuai aturan dan kontrak kerja. “Jangan sampai ada yang bermain-main dalam pekerjaan ini,” ujar Wako Ramlan sembari memberikan beberapa arahan kepada pelaksana pekerjaan dan Kepada Kadis PU-PR.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, H. Ismail Johar menyebutkan, pembangunan dam tebing pipanisasi di Ngarai itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp 669.854.990 terkontrak yang bersumberkan dari APBD Bukittinggi tahun 2020. “Pelaksana pekerjaan yakni CV. Jasa UIsaha dengan Konsultan Pengawasan CV. Na felindo Consultan. Pekerjaan dimulai 6 Agustus 2020 dan selesai sesuai kontrak kerja Nomor.08./SPK/DPP/VIII-2020 pada 13 November 2020,” ungkapnya.

Selain itu, usai meninjau pekerjaan dam tebing pipanisasi Ngarai, Wako Ramlan bersama rombongan juga meninjau pekerjaan dam Kelok Cinduo dengan berjalan kaki dari lokasi proyek dam tebing pipanisasi Ngarai. (eds)