27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

DILANTIK WAKO RAMLAN, Budi Suhendra Resmi Jabat Dirut PDAM Tirta Jam Gadang

BUKITTINGGI, KP – Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias, melantik Budi Suhendra sebagai Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Jam Gadang untuk periode 2020-2025. Pelantikan yang dilakukan dengan standar protokol Covid-19 di Balairung Rumah Dinas Walikota, Rabu (16/9) itu, turut dihadiri Wakil Walikota Bukittinggi H. Irwandi, Sekda H. Yuen Karnova, para Pejabat Eselon II Pemko Bukittinggi serta Pimpinan BUMN dan BUMD.

Walikota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias menyampaikan, proses pemilihan Dirut PDAM bukan hal mudah, para bakal calon melewati proses seleksi cukup ketat. Sejak dibuka pendaftaran, terdapat 7 bakal calon yang ikut seleksi administrasi. Dari seleksi itu, hanya lima orang dinyatakan lolos untuk calon Direktur PDAM Tirta Jam Gadang. Kelima calon direktur yang lolos seleksi administrasi itu, masing-masingnya Andi Akbar (Swasta), Budi Suhendra (PDAM Tirta Jam Gadang), Rudi Alfian Umar (Perbankan), Jefri (Perbankan) dan Hery Iswahyudi (mantan Direktur PDAM Payakumbuh).

Kelimanya lanjut Wako, menjalani psikotes ujian tertulis sebanyak 2 kali dan juga penyampaian visi dan misi serta dilanjutkan dengan wawancara. Dari hasil seleksi, diambil tiga orang terbaik. Tiga orang hasil seleksi itu mengikuti tes wawancara dengan KPM (Kuasa Pemilik Modal), yaitu Walikota Bukittinggi. Dari hasil tes wawancara, Budi Suhendra terpilih menjadi Dirut PDAM Tirta Jam Gadang.

“Kami ucapkan selamat, ini adalah amanah. Kami pilih orang yang benar-benar mengerti PDAM. Karena banyak tugas berat menanti. Pelayanan ke depan harus lebih baik. Pelayanan air menjadi kebutuhan utama masyarakat. Kita harus bekerja keras, bangun komunikasi yang baik dengan balai hingga pusat. Tingkat kebocoran pipa saat ini masih 45,05 persen. Ini harus kita pikirkan dengan cepat. Sumber air dari Sungai Tanang mulai menurun, untuk itu harus ada inovasi dalam mencari sumber air baru,” ungkap Wako Ramlan.

Kepada Dirut PDAM yang baru bersama seluruh karyawan, Wako Ramlan meminta untuk dapat melakukan inovasi baru. PDAM bekerja harus ada koordinasi dengan Dinas PU-PR. “Jangan sampai ketika pembangunan ada kendala air, akhirnya dibongkar lagi. Jangan sampai seperti itu. Jangan bekerja karena ada kepentingan, bekerjalah ikhlas demi melayani kebutuhan masyarakat,” tegas Wako. (eds)