19 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

DILEPAS WABUP ZULDAFRI, Sanggar Seni Randai Banda Sawah Akan Berlaga di Tingkat Provinsi

BATUSANGKAR, KP – Menjelang berlaga di tingkat Provinsi, Sanggar Seni Randai Banda Sawah Pinang Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, mendapat suntikan motivasi dari Wakil Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma.Motivasi itu disampaikan Wabup Zuldafri saat menyaksikan latihan yang digelar Selasa malam, (15/9) di lapangan setempat. “Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pelaku seni randai yang telah melestarikan budaya Minangkabau sebagai warisan nenek moyang,” ungkap Wabup.

Dikatakannya, Randai ada bukan hari ini saja, tidak juga beberapa tahun lalu tetapi sudah ada jauh sebelumnya. “Makanya menjadi kewajiban generasi penerus untuk melestarikan budaya dan ini juga berarti turut mendukung salah satu program prioritas pemerintah daerah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan harapan agar Sanggar Seni Randai Banda Sawah Pinang Guguak Malalo bisa memberikan yang terbaik bagi Tanahdatar. “Kita semua yang menyaksikan malam ini dan tentunya bersama masyarakat Tanahdatar, mendoakan sekaligus mendukung penuh perjuangan Sanggar Seni Banda Sawah Pinang,” tuturnya.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Tanahdatar Herman Sugiarto, turut memberikan semangat dan motivasi. “Sebagai masyarakat Guguak Malalo, kami bangga dengan perjuangan grup randai ini. Mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik untuk Tanahdatar,” ucapnya.

Kemudian Herman juga menyampaikan komitmennya mendukung kemajuan grup randai tersebut. “Kalaulah tidak terjadi bencana non alam pandemi Covid-19, anggaran bantuan sanggar akan terealiasi, mudah-mudahan tahun depan bisa diwujudkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Sanggar Seni Randai Banda Sawah Pinang Guguak Malalo Erwin Katik Basa, menyampaikan kebanggaan grup randainya bisa mewakili Tanahdatar ke tingkat Provinsi. “Alhamdulillah berkat binaan pemerintah daerah, dukungan masyarakat dan semangat anggota, kita akan tampil di Padang Jumat ini mewakili Tanahdatar Luhak Nan Tuo. Mohon dukungan dan doanya agar bisa menjaga marwah Tanahdatar,” harapnya.

Erwin menambahkan, grup itu kembali berkreasi satu tahun belakang setelah sempat vakum beberapa waktu. “Mudah-mudahan ke depan, kita terus mendapat binaan dari pemerintah daerah dalam mengembangkan dan melestarikan seni randai budaya Minangkabau yang sarat nilai dan pesan-pesan kemanusiannya,” pungkasnya.

Selain itu turut hadir pada kesempatan tersebut Kabid Kebudayaan Abrar, Camat Batipuh Selatan, Herru Rachman dan Pj. Wali Nagari Guguak Malalo, Jasmanizar. (nas)