BUPATI PASBAR H. YULIANTO : Peresmian Jembatan Gantung Diharapkan Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

SIMPANGEMPAT, KP – Akhirnya masyarakat Jorong Tanjung Pangkal, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) bernafas lega, setelah sekian lama mengalami keterisoliran akibat putusnya jembatan gantung yang menghubungkan kampung dan perkebunan di lokasi tersebut.

Peresmian jembatan gantung tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Pasbar Yulianto didampingi anggota DPRD Adriwilza, Rosdi, Asisten II Setda Pasbar Irwan, Camat Pasaman Ayub Pramudia, Wali Nagari Lingkuang Aua Fahrezi, dan beberapa Kepala OPD, serta tokoh masyarakat, Kamis(17/9).

“Alhamdulillah berkat kerjasama pemerintah nagari dengan seluruh komponen masyarakat pada hari ini Jembatan Gantung Tanjung Pangkal Nagari Lingkuang Aua ini kita resmikan,” kata Bupati Yulianto.

Dengan dibangunnya jembatan ini, bupati berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, mengingat jembatan tersebut adalah satu-satunya akses penghubung antara perkampungan dan lahan perkebunan masyarakat yang merupakan sumber utama mata pencarian bagi masyarakat setempat.

“Untuk itu, apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang telah membantu, baik berupa materi, tenaga maupun pikiran. Karena melihat pembangunan jembatan gantung ini merupakan pembangunan dengan swadaya terbesar dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan Nagari, yakni sebesar Rp330 juta,” jelasnya.

Bupati Yulianto berharap, agar seluruh masyarakat Tanjung Pangkal bisa memanfaatkan jembatan ini secara maksimal dan meminta kepada pemerintah setempat untuk membentuk kelompok pelestarian dan perawatan.

“Mari kita jaga dan rawat jembatan ini. Karena ini salah satu akses penting bagi kita masyarakat di Tanjung Pangkal ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Lingkuang Aua Fahrezi menjelaskan, Pembangunan jembatan gantung tersebut dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APBNagari) yang bersumber dari dana desa Tahun Anggaran 2019 dan 2020 sebesar Rp1,4 miliar.

“Hari ini jembatan gantung Tanjung Pangkal siap dan resmi digunakan. Semoga ini dapat memudahkan dan meningkatkan perekonomian masyarakata kita,” ungkap Fahrezi. (rom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BANTUAN MODAL TANI TANPA BUNGA, 285 Penerima Bantuan Dinyatakan Lolos Seleksi

Kam Sep 17 , 2020
LIMAPULUH KOTA, KP- Pemberdayaan ekonomi masyarakat tani yang digagas M. Rahmad untuk menjadikan Kabupaten Limapuluh Kota sebagai sentra jagung unggul, lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi masyarakat tani yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, ternyata bukan pepesan kosong belaka. Pasalnya, hingga saat inisudah tercatat sebanyak 5720 orang pelamar […]