18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Dukung Pelaksanaan ASI Eksklusif, TP-PKK Pariaman Gandeng Dinkes Selenggarakan Webinar

PARIAMAN, KP – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman gandeng Dinas Kesehatan, menyelenggarakan Webinar tentang Persiapan Menyusui dan Manajemen Laktasi di Pendopo Walikota Pariaman, Rabu (16/9). Kegiatan itu diikuti masing-masing PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan serta masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam Webinar tersebut.

“Hari ini kita menggelar Webinar tentang Persiapan Menyusui dan Manajemen Laktasi, di mana kita mengangkat tema Pemberdayaan Masyarakat melalui PKK, guna mendukung pelaksanaan ASI Eksklusif. Dengan harapan para Kader PKK se-Kota Pariaman dan masyarakat yang ada memahami tentang peran penting ibu dalam memberikan ASI eklusive kepada anaknya sampai umur 2 tahun,” ujar Ketua TP-PKK Pariaman, Ny. Lucyanel Genius.

Dijelaskannya, menerapkan manajemen laktasi sejak masa kehamilan penting untuk dilakukan. “Tujuannya agar bunda dapat memenuhi kebutuhan Air Susu Ibu (ASI) yang dibutuhkan si Kecil dengan baik, serta meningkatkan kesehatan anak-anak kita di Kota Pariaman,” ucapnya.

“Manajemen laktasi sebaiknya sudah dilakukan sejak awal kehamilan, hingga selama masa menyusui. Sedangkan  Proses menyusui sudah dapat langsung dilakukan sejak beberapa menit setelah bayi dilahirkan, di mana air susu yang pertama kali keluar merupakan kolostrum. Kolostrum mengandung gizi terbaik bagi bayi baru lahir, sehingga penting untuk diberikan,” ungkap istri Walikota Pariaman itu.

Kemudian ny. Lucyanel Genius juga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kota Pariaman yang sudah memfasilitasi kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan ke depan kita dapat bekerjasama dengan lebih baik lagi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat kita,” tutupnya.

Sementara Lisa Trisna yang juga sebagai Konselor Laktasi memaparkan, Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI diproduksi sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. Laktasi merupakan bagian dari siklus reproduksi manusia. Masa laktasi bertujuan meningkatkan ASI Ekslusif sampai usia 2 tahun dengan teknik yang baik dan benar. “Pada awal menyusui, bayi secara naluri sudah bisa mengisap puting ibu. Namun, penting untuk melatih bayi agar bisa menyusu pada payudara dengan posisi perlekatan yang baik, agar proses menyusui dapat berjalan lancar,” tuturnya.

Dijelaskannya, melatih bayi menyusu memang bukan hal mudah. “Agar prosesnya berjalan lancar, ciptakan suasana lebih santai dan pastikan bunda berada pada posisi nyaman. Setelah itu letakkan si kecil di antara payudara sampai kulitnya menempel pada kulit bunda. Ketika ia merasa nyaman, maka proses pemberian ASI pertama kali sudah bisa dimulai,” ungkapnya lebih lanjut.

“Dalam proses manajemen laktasi ini, biarkan bayi berinisiatif menyusu pada payudara. Jika bayi tidak lapar, maka dengan sendirinya dia akan tetap tidur di dada bunda,” ulasnya mengakhiri. (war/mc)