PILKADA SOLOK, Partai Pengusung Tak Ajukan Pengganti Iriadi

SOLOK, KP – Bakal calon bupati SolokIriadi Dt Tumanggung dinyatakan tidak lolos tahap pemeriksaan atau tes kesehatan. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, partai politik (parpol) pengusung belum melaporkan penggantinya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok.

“Sampai pukul 00.00 WIB, malam tadi (kemarin – red), parpol pengusung tidak memperbaiki (mengajukan) calon (baru),” ujar Komisioner Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten SolokJons Manedi, Kamis (17/9).

Sebelumnya, Iriadi dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) karena tidak lolos tes kesehatan.KPU pun memberi kesempatan kepada parpol pengusung, yakni Partai Demokrat, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)untuk mencari bakal calon pengganti Iriadi. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan parpol pengusung tidak kunjung melaporkan pengganti Iriadi ke KPU. Dengan demikian, pasangan Iriadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Solok, yakni Agus Syahdeman, juga dinyatakan TMS oleh KPU.

“Berdasarkan Peraturan KPU tentang Pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020, kalau tidak diperbaiki, pasangan calon, keduanya bisa TMS,” jelas Jons dilansir padangkita.com.

Meski demikian, menurutnya, parpol pengusung masih bisa melakukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terhadap rekomendasi IDI yang menyatakan Iriadi tidak lolos tes kesehatan. Berdasarkan komunikasi parpol pengusung dengan KPU Kabupaten Solok pada Rabu (16/9), parpol pengusung ingin minta klarifikasi ke IDI. Namun, proses di Bawaslu, terangnya, tidak akan mengganggu tahapan di KPU Kabupaten Solok.

“Kalau nanti diterima gugatannya dan direkomendasikan sebagai calon maka dia akan ditetapkan sebagai pasangan calon nomor berikutnya,” katanya pula.

Sebelumnya Iriadi dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak lolos tes kesehatan oleh IDI. Parpol pengusung diperbolehkan untuk mengganti Iriadi dengan bakal pasangan calon lain mulai Senin-Rabu (14-16/9/2020).

Sementara, Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengatakan pemeriksaan kesehatan bakal calon adalah kewenangan IDI. KPU Sumbar berkerjasama dengan IDI Sumbar telah melakukan pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon kepala daerah di RSUP M Djamil Padang, beberapa waktu lalu.

Sedangkan Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan IDI Sumbar, dr Roni Eka Sahputra mengatakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan psikologi, pemeriksaan penyakit dalam, pemeriksaan neurologi, bedah, ortopedi, dan sebagainya.Dia menyatakan pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memastikan paslon yang mengikuti Pilkada Sumbar benar-benar sehat. (pkc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MAHFUD MD : Kepala Daerah Dibiayai Cukong Berpotensi Korupsi Kebijakan

Kam Sep 17 , 2020
PADANG, KP – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD berpendapat kepala daerah terpilih yang saat pilkada dibiayai oleh cukong atau penyandang dana berpotensi melakukan korupsi kebijakan. “Ini akan akan lebih berbahaya dampaknya ketimbang korupsi biasa,” ucap Mahfud di Padang, Kamis (17/9). Menurutnya sering setelah terpilih kepala daerah […]