Penilaian Kinerja Kepala Madrasah Digelar di MAN 3 Padang

PADANG, KP – Tim Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) melakukan evaluasi penilaian berkala empat tahunan terhadap para kepala madarash di wilayah Kota Padang, Kamis (17/9). Salah satu madrasah yang dikunjungi dalam penilaian ini adalah MAN 3 Padang di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Ketua rombongan tim PKKM Mofri Antoni mengatakan penilaian itu bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kepala madrasah sesuai dengan aturan Dirjen Pendis Nomor 1111 tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Kepala Madrasah dan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 24 tahun 2018 tentang kepala madrasah.

“Diharapkan melalui penilaian diketahui kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugasnya yang harus dibuktikan dengan bukti-bukti dokumen,” ujarnya.

Ia menjelaskan penilaian itu juga bertujuan untuk memotret sejauh mana peran yang sudah dilaksanakan mulai dari proses perencanaan pelaksanaan, tindaklanjut, dan managerial pimpinan selaku kepala madrasah. Dalam hal ini, lanjutnya, penilaian terdiri dari empat komponen, di antaranya usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas managerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepala madrasah kepada guru dan tenaga kependidikan.

Sementara, Kepala MAN 3 Padang Afrizal menyampaikan apresiasi atas program pemerintah terkait PKKM ini yang dimaksudkan untuk peningkatan kinerja kepala khususnya dan peningkatan kinerja madrasah secara umumnya.

Menurutnya, memimpin madrasah itu tidak hanya sekadar bergerak kencang dan melejit ke depan tapi juga harus disertai dokumen sebagai bukti bahwa upaya-upaya pengembangan yang dilakukan itu terprogram dan terencana dengan baik.

“Sebagai kepala madrasah kita tidak bisa mengatakan lagi bahwa pembangunan fisik yang tampak adalah bukti pengembangan yang dilakukan, tapi harus dibuktikan dengan dokumen mulai dari administrasi perencanaan, eksekusi, hingga evaluasi. Sehingga, sebuah madrasah dapat dikatagorikan sebagai madrasah yang berkualitas apalabila semua kegiatan dan upaya pengembangan yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan,” ulasnya. (ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

RS Rp173 Miliar

Jum Sep 18 , 2020
SETELAH lelah menunggu 11 tahun, kini Dharmasraya yang dipimpin Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan sudah punya bangunan rumah sakit membanggakan. Luar biasa, bangunanyang cantik dan elok dipandang itu menelan biaya Rp173 miliar. Dharmasraya, kabupaten termuda di Sumbar saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan dengan sokongan maksimal dari masyarakatnya. Meski ada […]