20 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Peningkatan Jalan Usaha Tani dan Irigasi Jadi Dambaan

BATUSANGKAR, KP – Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma berdialog dengan tokoh masyarakat Jorong Koto Hiliang, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab.

Pertemuan yang digelar di Gedung Serbaguna setempat, Jumat lalu itu dihadiri Wali Jorong Zulkifli, tokoh ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, bundo kanduang dan tokoh pemuda.

Wabup Zuldafri Darma mengatakan dialog/audiensi dengan tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat menjadi kegiatan berkala pimpinan daerah turun ke kecamatan atau nagari yang ada di Tanahdatar.

“Bupati dan Wakil Bupati punya agenda turun ke kecamatan dan nagari, berdialog langsung dengan masyarakat. Selain untuk membangun silaturahmi dan jembatan hati, juga melihat kondisi riil yang ada di tengah-tengah masyarakat, dengan harapan bisa mendengar aspirasi, masukan, kritikan untuk perbaikan di masa yang akan datang,” terang Zuldafri.

Zuldafri mengatakan dengan pertemuan ini secara otomatis kekeluargaan dan kerukunan antar masyarakat serta hubungan dengan pimpinan daerah akan terjalin dengan baik.

“Pembangunan tidak akan sukses jika hanya pemerintah daerah saja bekerja, wali jorong juga tidak akan mampu bekerja sendiri. Namun dengan kebersamaan dan kekompakan kita semua, pembangunan di segala bidang akan lebih cepat terlaksana,” pesannya.

Sementara aspirasi salah seorang tokoh masyarakat Sampono Khatib, menyampaikan harapan agar infrastruktur jalan dan irigasi ditingkatkan.

“Hampir 90 persen warga kami adalah petani. Peningkatan jalan usaha tani dan irigasi menjadi dambaan kami untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu Wali Jorong Zulkifli berharap bantuan pemerintah daerah untuk kelanjutan pembangunan gedung serba guna yang masih terbengkalai.

“Musyawarah sudah menjadi tradisi bagi kami, Segala sesuatunya untuk kepentingan bersama dibawa ke dalam musyawarah terlebih dahulu. Sementara gedung serbaguna tempat musyawarah yang mulai dibangun 2015 lalu dalam kondisi belum selesai, Untuk itu besar harapan kami, pemerintah dapat membantu penyelesaiannya,” ucapnya. (nas)