28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

BPKP Audit Bantuan Sosial Terkait Covid-19 di Kabupaten Solok

SOLOK, KP – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumbar melakukan audit tujuan tertentu atas bantuan sosial untuk Covid-19 di Kabupaten Solok dan akuntabilitas pemulihan ekonomi nasional dalam rangka penanganan Covid-19 tahun 2020 di Kabupaten Solok.

Acara yang digelar di Guest House Arosuka, Senin (21/9) itu turut dihadiri Bupati Solok H. Gusmal, Sekda Kabupaten Solok Aswirman, Kepala Inspektorat Kabupaten Solok Hermantias, Kepala BKD Kabupaten Solok Editiawarman, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Solok Admaizon, Kasat  Pol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Efriadi dan Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen AP.

Sementara Tim Audit Bantuan Sosial yang hadir dari BPKP, yakni Wahyunurdin (Pengendali Teknis), Fitria (Ketua Tim), Alharis Tagora dan Mila Amalia Hasanah (Anggota Tim). Kemudian untuk Tim Audit Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari BPKP antara lain Helma Fatiza (Pengendali Teknis), Maidyo Rahmady Zen (Ketua Tim), Leni Rahmi Bakhtiar dan Rafina Andi (Anggota Tim).

Dalam laporannya, Pengendali Teknis dari BPKP, Wahyunurdin menyebutkan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan semua yang terkait langsung dengan penanggulangan Covid-19. Namun pada tahap sekarang akan difokuskan pada penanggulangan bantuan sosial dan pemulihan ekonomi nasional. Yang mana audit di Kabupaten Solok dilaksanakan dari 17 September hingga  2 Oktober mendatang. “Mengenai data terkait akan kita koordinasikan dengan SKPD terkait secara langsung,” sebutnya.


Sementara itu Bupati Solok, H. Gusmal menyampaikan, sebelum pelaksanaan audit oleh BPKP, pemerintah daerah juga selalu melakukan evaluasi terkait penggulangan Covid-19 di Kabupaten Solok. Bupati berharap agar pemeriksaan tersebut dilakukan lebih cepat dan secara detail, sehingga tidak akan menemukan masalah di kemudian hari.

“Kita berharap agar BPKP melakukan kerjasama lanjutan pemeriksaan/audit bagi SKPD lain yang berkaitan langsung dalam penanganan Covid-19. Pemerintah daerah dan dinas terkait akan memfasilitasi BPKP dalam proses pemeriksaan untuk memudahkan kinerja dari BPKP,” paparnya.

Kemudian Bupati meminta agar lakukan pemeriksaan hingga tuntas dan pihaknya akan terus bekerja sesuai aturan yang ada. “Di Kabupaten Solok sendiri saat ini kehidupan sudah mulai berjalan normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu saya berpesan agar setelah adanya pemeriksaan ini, BPKP dapat memberikan laporan/hasil kepada pemerintah daerah agar dapat mengevaluasi jika ada kekurangan,” tuturnya.

Bupati juga menyampaikan agar BPKP bisa memberi bimbingan kepada SKPD terkait bila ada kekeliruan. (wan)