18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Sosialisasi AKB, Operasi Yustisi Polres Pasaman Sasar Titik Keramaian

LUBUKSIKAPING, KP – Operasi Yustisi yang dilakukan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, menyasar titik-titik keramaian dalam mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah mengatakan, dalam operasi yustisi itu pihaknya menyasar kalangan masyarakat yang masih belum mematuhi protokol kesehatan. “Ada sejumlah titik keramaian yang menjadi fokus kita dalam menjalankan operasi yustisi, seperti pasar, warung dan pesantren di tiap Kecamatan di Pasaman. Kita lebih mengedepankan sosialisasi tentang mematuhi protokol kesehatan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” terang Kapolres, Selasa (22/9) kemarin.

Menurut Kapolres, dari sejumlah titik keramaian yang disasar tersebut masih minim tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. “Tidak bisa kita pungkiri, tingkat kesadaran masyarakat sangat rendah dalam mematuhi protokol kesehatan. Masih banyak yang melanggar dan abai akan pentingnya memakai masker. Palingan pas Ketemu petugas saja, setelah itu mereka lengah akan protokol kesehatan ini,” terangnya.

Pihaknya mengaku, tak sedikit menemui masyarakat yang hanya patuh saat disidak petugas saja. “Yang mematuhi protokol kesehatan dengan sadar akan manfaat demi menghindari Covid-19 masih terlalu kecil dibanding yang melanggar. Makanya kami berharap, di samping peran tegas aparat gabungan di lapangan, juga sangat dibutuhkan peran serta tokoh masyarakat dalam menjaga disiplin akan protokol kesehatan. Tokoh masyarakat harus jadi contoh dan mendorong bersama akan protokol kesehatan,” katanya.

Pihaknya mengaku, ke depan bakal menurunkan personel Bhabinkamtibmas di tingkat kampung dalam mengkampanyekan protokol kesehatan. “Agar semua lapisan masyarakat tetap sadar akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Kami juga akan pantau pusat keramaian dan menimbang setiap izin keramaian yang diajukan masyarakat guna memperkecil celah sarana penyebaran Covid-19,” tutupnya. (nst)