21 Juni 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pemuda yang Mau Bertani Jarang Ditemui di Era Modernisasi

PAYAKUMBUH,KP – Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz melakukan panen cabe bersama Kelompok Tani Komunitas Hijau yang digawangi oleh Ayang (34), sosok generasi muda yang nekad keluar dari zona nyaman sebagai pegawai swasta untuk membangun kelompok tani bersama rekannya, di Kelurahan Padang Kaduduak tepatnya di depan pasar Padang Kaduduak, kemarin.

“Alhamdulilah, melihat kondisi kebun cabe yang dikelola para generasi muda ini membuat saya bangga, karena di zaman yang serba modernisasi saat ini, sangat jarang kita temui generasi muda yang mau terjun langsung untuk mengelola pertanian seperti ini,” ucap Wawako Erwin Yunaz

Ditambahkan, dengan hadirnya komunitas hijau semoga menjadi motivasi bagi kelompok pemuda dan generasi milenial lain untuk ikut terjun langsung bertani sebagai pokok utama usahanya.

“Semoga kedepannya semakin banyak kelompok komunitas-komunitas dari generasi milenial ini untuk ikut memajukan pertanian di Kota Payakumbuh ini,” harap orang nomor dua di Kota Payakumbuh tersebut.

Sementara saat ditemui disela panen cabe bersama Wawako Erwin Yunaz, Ayang selaku Ketua Komunitas Hijau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang telah mendukung gerakan dari komunitas hijau.

“Komunitas hijau ini sudah kami bentuk semenjak dari tahun 2017, dan selama lebih kurang 3 tahun ini berjalan kami sudah menanam beberapa varietas buah dan sayur lainnya, seperti jagung dan semangka,” ungkap Ayang saat ditemui disela panen cabe bersama Wawako Erwin Yunaz.

Menurut Ayang, Selain di Kelurahan Padang Kaduduak, saat ini ada limakebun yang sedang digarap bersama oleh komunitas hijau.

“Di lahan seluas 3000 meter persegi yang sedang panen saat ini, ada sekitar 4000 batang pohon cabe yang akan dipanen, dan berhubung ini panen yang kelima kalinya, sepertinya jumlah panen sekarang akan berkurang dari sebelumnya. Sedangkan, untuk keempat lokasi lahan cabe lainnya saat ini juga masih dalam proses tanam,” ungkap Ayang.

Komunitas hijau sepakat untuk fokus mengembangkan varietas cabe ini sebagai pokok utama untuk digarap.

“Kami memilih untuk menanam varietas cabe ini karena cabe masih menjadi komoditi utama dan paling banyak dibutuhkan warga di Kota Payakumbuh, dan juga untuk perawatan serta cabe di Kota Payakumbuh bisa dibilang cukup mudah, sehingga hasil yang didapatkan nantinya dapat maksimal,” tukas Ayang.

Akan tetapi mereka akan tetap juga terus berusaha meningkatkan kualitas dari komunitas hijau agar dapat mengelola berbagai macam varietas buah dan sayuran lainnya nanti.(dho)