Tiga Paslon Kepala Daerah Bukittinggi Dapatkan Nomor Urut

BUKITTINGGI, KP – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi, Petahana H. Ramlan Nurmatias-H. Syahrizal Dt Palang Gagah mendapat nomor urut satu. Untuk nomor urut dua Pasangan H. Erman Safar-H. Marpendi dan nomor urut tiga Pasangan H. Irwandi-David Chalik. Nomor urut yang telah ditetapkan untuk pasangan calon itu dapat digunakan dalam berkampanye yang tetap mematuhi protokol Covid-19, mulai 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang.

Nomor urut paslon itu didapatkan dalam tahapan pengundian nomor urut paslon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi yang diadakan KPU Bukittinggi di Auditorium UPT. Perpustakaan Nasional Proklamator Pustaka Bung Hatta, Kamis (24/9). Di samping itu pelaksanaan pengundian nomor urut tersebut dilaksanakan secara protokol kesehatan, sehingga pelaksanaan tahapannya sangat dibatasi dan tidak ada kerumunan massa.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah personel TNI Polri melakukan penjagaan ketat di setiap pintu masuk menuju kawasan Balaikota dan Auditorium Pustaka Bung Hatta. Undangan yang masuk pun dibatasi sehingga tidak banyak yang bisa masuk ke lokasi pengundian nomor urut. Termasuk wartawan yang ingin meliput Tahapan Pilkada juga dibatasi.

Komisioner KPU Bukittinggi Yasrul, meminta maaf kepada masyarakat dan wartawan yang ingin melihat tahapan pengundian nomor urut paslon Walikota dan Wakil Walikota  Bukittinggi yang tidak masuk ke dalam ruangan acara. Sebab sesuai peraturan KPU, dalam pengundian nomor urut itu paslon Walikota dan Wakil Walikota dibatasi, hanya 50 orang yang diperbolehkan masuk ruangan disesuaikan dengan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kami dari KPU sebenarnya menginginkan tahapan pengundian nomor urut calon Walikota dan Wakil Walikota ini dapat disaksikan masyarakat. Karena adanya perintah untuk pembatasan dalam rangka menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 yang telah diatur dalam PKPU, maka kita terpaksa membatasinya. Untuk itulah kami minta maaf kepada semua pihak yang tidak dapat menyaksikan secara langsung pengundian nomor urut ini,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua KPU Bukittinggi, Heldo Aura menjelaskan, pengundian nomor urut paslon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi dilaksanakan sesuai peraturan KPU nomor 5 tahun 2020, bahwa pada 24 September 2020 di laksanakan tahapan pengundian nomor urut calon kepala daerah. Pelaksanaan tahapan itupun memang sangat memperhatikan protokol kesehatan. “Sesuai arahan pusat, pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 ini memang harus melaksanakan protokol Covid-19. Sehingga tidak ada kerumunan, khususnya dalam pengambilan nomor urut,” jelasnya. (eds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PENGUNDIAN NOMOR URUT, Paslon Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Protokol Kesehatan

Kam Sep 24 , 2020
BATUSANGKAR, KP – Rapat Pleno Terbuka KPU Tanahdatar tentang pengundian dan pengumuman nomor urut peserta pemilihan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanahdatar periode 2021 -2026, Kamis (24/9) digelar di Gedung Nasional Maharajo Dirajo Batusangkar. Rapat yang dipimpin langsung Ketua KPU Tanahdatar Fahrul Rozi dihadiri lengkap 4 pasangan calon (paslon) […]