27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Mahyeldi : Pandemi, Proses Pendidikan Tidak Boleh Terhenti

PADANG, KP – Pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 ini tidak boleh terganggu ataupun terhenti. Anak-anak harus tetap mendapatkan pelajaran sebagaimana mestinya.

Jika kendalanya adalah paket data, maka Pemerintah Kota Padang melalui Diskominfo telah membuat terobosan atau inovasi, yaitu Freenet dan Gebunet,” sebut Walikota Padang, H. Mahyeldi saat Launching Program Freenet dan Gebunet di Masjid Darul Huda, Komplek Wirabakti Nanggalo, Kamis (24/9).

Freenet adalah penyediaan paket data gratis yang disediakan Pemko Padang mulai dari peralatan sampai paket internetnya. Sedangkan Gebunet, Pemko hanya fasilitasi peralatan awal saja, sementara paket datanya bersumber dari iuran bersama keluarga yang ada di sekitar masjid atau musala sebanyak Seribu Rupiah perhari.

Dikatakan, selama pandemi ini proses belajar anak-anak harus tetap dilakukan, agar mereka tetap mendapatkan materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan waktu yang tersedia. Keluhan para orang tua tentang tambahan biaya penyediaan data internet akan terjawab dengan kehadiran Program Freenet dan Gebunet ini.

“Freenet dan Gebunet, serta wifi gratis ini senantiasa akan kita kembangkan sehingga menjangkau seluruh wilayah Kota Padang. Saat ini telah tersedia wifi gratis di kantor-kantor pemerintahan, beberapa masjid dengan Fasilitas Freenet, selebihnya kita akan lakukan Program Gebunet. Kita akan ketuk hati orang-orang atau perusahaan-perusahaan, sehingga mau mengalokasi kelebihan harta ataupun CSR perusahaan mereka untuk menyediakan Indihome di masjid atau musala,” jelasnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Padang, Dr. Rudy Rinaldy juga menjelaskan, Freenet dan Gebunet ini kedepannya bisa dimanfaatkan untuk akses yang lebih luas, seperti peningkatan ekonomi dengan memanfaatkannya untuk promosi usaha UMKM dan usaha ekonomi keluarga lainnya. Dan untuk masa yang akan datang secara otomatis fungsi masjid akan berkembang dari sebelumnya.

“Pesan kami dari pemerintah kota, mari maksimalkan fasilitas yang ada ini, pastikan semua digunakan untuk kebaikan, dan yang paling penting, selama proses belajar di masjid dengan wifi gratis ini, harus selalu dijaga protokol kesehatan, harus pakai masker, jaga jarak, harus sudah mencuci tangan, kalau perlu sudah berwuduk sebelum memasuki masjid,” pungkasnya. (nda/*)