18 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Bawaslu : Masyarakat Pelaku Utama Dalam Pengawasan Pilkada

PAYAKUMBUH, KP- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Surya Efitrimenmenyebutkan, masyarakat merupakan pelaku utama dalam pengawasan Pilkada tahun 2020.

Untuk itu, peran serta masyarakat dari berbagai unsur untuk ikut berpartisipasi aktif dalam melakukan pengawasan partisipatif sangat penting diberikan, sehingga nantinya Pilkada yang bersih, tranparan dan berintegritas dapat diwujudkan.

Hal tersebut diungkapkan Surya Efitrimen saat menghadiri Rapat Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar tahun 2020, di Aula pertemuan salah satu hotel di kawasan Sicincin, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Sabtu (26/9).

“Masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam melakukan pengawasan Pilkada. Bisa dalam bentuk pengawasan mapun dalam pencegahan, sehingga tidak ada yang kena sanksi. Sebab selain pemberi, penerima uang (money politik) juga bisa di sanksi. Bahkan ancamannya bisa mencapai 6 tahun dan denda,”ucapnya.

Surya Efitrimen juga menambahkan, meski secara hirarki yang melakukan pengawasan adalah Bawaslu, namun secara hakekat demokrasi, adalah rakyat sebagai pelaku utama dalam Pemilu.

Peran masyarakat dalam Pilkada untuk memastikan terlindunginya hak poliitk masyarakat, memastikan terwujudnya Pilkada bersih, transparan, dan integritas dari sisi penyelenggara dan penyelenggaraan.

“Dalam pengawasan partisipasipatif, masyarakat kalau melihat ada pelanggaran, bisa melapor kepada pengawas Pemilu dengan memberikan berikan informasi awal. Masyarakat juga bisa berperan dalam melakukan pencegahan pelanggaran, dengan cara menyebarluaskan informasi yang didapat terkait pengawasan Pilkada kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Payakumbuh, M. Khadafi terus mengajak masyarakat Kota Payakumbuh untuk meningkatkan pengawasan partisipatif dalam Pilkada tahun 2020.

“Masyarakat harus ikut ambil bagian dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dan tanpa pelanggaran. Meski pada Pilkada tahun 2020 ini di Payakumbuh hanya mengikuti pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar,” sebutnya.

Diungkapkan M. Khadafi, pihaknya terus mengajak dan mengingatkan masyarakat di Kota Payakumbuh untuk terus aktif dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya berbagai tahapan Pilkada.

“Selain melakukan pengawasan, masyarakat juga bisa menjadi bagian dalam pencegahan terhadap terjadinya berbagai pelanggaran,” tambah mantan Ketua KPU Kota Payakumbuh itu.

M.Khadafi juga terus mengingatkan jajarannya hingga ke tingkat kelurahan, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19, sehingga Pilkada tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19 di Payakumbuh.”Tetap lakukan pengawasan dan selalu patuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Sosialisasi yang dihadiri langsung KetuaBawaslu Provinsi Sumbar itu merupakan kegiatan sosialisasi pengawasan tahapan Pilkada yang kesekian kalinya digelar Bawaslu sebagai ‘Wasit’ Pemilu. Selain dihadiri tokoh masyarakat, Bundo Kanduang dan Karang Taruna, Bawaslu juga mengajak peran serta media. (dst)