28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

TINGKATKAN KUALITAS PEMUKIMAN KUMUH, Wako Genius Launching Program Kotaku di Sungai Batang Pampan

PARIAMAN, KP – Walikota Pariaman Genius Umar, launching kegiatan peningkatan kualitas pemukiman kumuh Kota Pariaman Kawasan Tengah di sepanjang sungai Batang Pampan, kawasan Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, Jumat (25/9) siang.

Launching program yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipimpin Walikota Pariaman Genius Umar. Di samping itu program tersebut merupakan peningkatan kawasan kumuh perkotaan bersama Forum KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) yang bertujuan mengangkat taraf ekonomi masyarakat sekitar. Di mana hal itu telah digiatkan Pemko Pariaman dengan program Pariaman Water Front City.

Dalam sambutannya, Walikota Pariaman Genius Umar mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang telah membantu Pemko Pariaman sehingga Kota Pariaman bisa mendapatkan bantuan tersebut. “Hari ini kita melaunching kegiatan skala kawasan Kota Pariaman program KOTAKU di Sungai Batang Pampan. Sebagaimana kita pahami bersama, pembangunan dan pengembangan kawasan perkotaan diwujudkan melalui penanganan kualitas lingkungan pemukiman, yaitu peningkatan kualitas pemukiman kumuh, pencegahan tumbuh kembangnya pemukiman baru dan penghidupan yang berkelanjutan,“ terangnya.

Lanjutnya, hal itulah yang melatarbelakangi program KOTAKU yang dicanangkan pemerintah sebagai bentuk pembangunan yang bertujuan meningkatkan akses terhadap insfrastruktur dan pelayanan dasar di pemukiman kumuh perkotaan. Yang mana berguna mendukung terwujudnya permukiman perkotaan layak huni, produktif dan berkelanjutan.

“Kegiatan penataan skala kawasan ini adalah keberlanjutan penataan kawasan pemukiman yang ada di bantaran sungai Kota Pariaman yang juga menunjang Kota Pariaman sebagai kota wisata. Kegiatan ini pun nanti akan kita lanjutkan ke depannya sesuai amanah yang diberikan masyarakat kepada kami,“ ungkapnya.

Untuk itu ia mengimbau dan mengajak pada seluruh stakeholder di Kota Pariaman agar menjaga semangat kebersamaan, kepedulian untuk terwujudnya Kota Pariaman yang indah dan ramai sehingga menarik wisatawan nantinya untuk berkunjung ke Kota Pariaman selepas wabah Covid-19 reda.

Sementara itu Kepala Balai Pembangunan Prasarana Wilayah Provinsi Sumatra Barat diwakili Kepala Satker perumahan dan kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatra Barat, Zulherman mengatakan, bantuan itu merupakan bantuan pertama yang telah mulai pekerjaannya di Provinsi Sumbar. “Ini program pertama dilaksanakan karena Pariaman telah melengkapi semua persyaratan yang telah disampaikan. Kota Pariaman bukan kota kumuh yang patut dibersihkan melainkan masih ada fasilitas-fasilitas yang akan dilengkapi untuk sebuauh pemukiman,“ ungkapnya.

Disebutkannya, program yang memakan biaya Rp 10 Miliar itu akan dilaksanakan selama 10 bulan. Bersama program itu, Kota pariaman akan lebih ditata sebaik mungkin lagi, khususnya di aliran sungai kawasan pemukiman. Di samping itu ia berharap, dalam pelaksanaan nanti tetap didukung pemerintah dan masyarakat agar sukses dan lancar karena itu merupakan tahap pertama. Sehingga untuk mencapai finish akan memakan waktu lama yang nantinya bisa saja akan ada kendala. Dengan kerjasama dan dukungan dari semua pihak, itu semua bisa diatasi dan berhasil, sehingga memudahkan Kota Pariaman mendapatkan bantuan lainnya. (mc/war)