14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

VERIFIKASI DATA SENSUS PENDUDUK, Wako Ramlan Terima Kunjungan Kepala BPS Bukittinggi

BUKITTINGGI, KP – H. Ramlan Nurmatias atas nama Walikota Bukittinggi, menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi Mukhlis, beserta petugas sensus penduduk di ruang kerja Walikota Bukittinggi, Jumat (25/9).

Kepala BPS Bukittinggi, Mukhlis mengatakan, kedatangannya dengan petugas untuk melakukan verifikasi atas data yang telah pernah diisi, apakah ada perubahan atau tidaknya. “Beberapa waktu lalu Walikota sudah melakukan pengisian data Sensus Penduduk secara online, dan pada bulan September ini kembali dicek atau diverifikasi agar data tersebut menjadi valid,” sebutnya. 

Dijelaskan Mukhlis, Sensus Penduduk September itu merupakan rangkaian kegiatan sejak Februari hingga Mei lalu. Di mana dengan adanya Pandemi Covid-19, adanya perubahan metode yang sebelumnya menggunakan metode wawancara diganti sistem verifikasi.

“jadi kegiatan verifikasi penduduk ini hanya untuk memastikan keberadaan penduduk, apakah ada perubahan tempat tinggal, penambahan jumlah ataupun pengurangan dan perpindahan dari penduduk. Di samping itu tidak memakan waktu terlalu lama, hanya butuh waktu kurang dari lima menit, proses pendataan selesai dilaksanakan, ” ujar Mukhlis.

Sementara itu Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias, mendukung pelaksanaan verifikasi yang dilakukan petugas sensus dengan pola adaptasi kebiasaan baru. “Di saat pandemi ini memang sulit melaksanakan metode wawancara. Dengan metode verifikasi berbasis data administrasi ini tentunya keberadaan penduduk akan dapat disensus secara maksimal, di samping itu petugas tidak melakukan kontak terlalu lama.

“Kepada petugas saya minta juga menjaga kesehatan dengan tidak hanya menggunakan face shield sebagai pelindung wajah tetapi gunakan masker yang lebih baik, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” harap Wako.

Sedangkan kepada masyarakat, Wako Ramlan juga mengimbau untuk dapat berpartisipasi dan mendukung kegiatan sensus penduduk tahun 2020. “Masyarakat juga tidak perlu khawatir terkait protokol kesehatan karena petugas juga sudah dibekali sesuai standar operasinoal protokol kesehatan,” tambahnya. (eds)