28 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Dirjen Otda Kemendagri Minta Pemerintah Daerah Bantu Mahasiswa Asal Papua

PADANG, KP – Direktur Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik bersama Staf Khusus Presiden Jokowi, Billy Gracia Yoshapat Mambrasar mengunjungi dan silahturahmi dengan mahasiswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat di Universitas Negeri Padang (UNP) dan Politeknik Negeri Padang, di ruang rapat PNP Unand, Minggu (27/9).

Dirjen Otda Kemendari Akmal Malik menyampaikan, kunjungan ini merupakan silahturahmi dengan para mahasiswa yang berasal dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dari program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) di Provinsi Sumbar.

“Program ini sangat bagus, tentunya kami akan mengali, seandainya terjadi persoalannya dalam menempuh pendidikan di Sumbar,” kata Akmal Malik.

Kehadiran Dirjen Otda Kemendagri dan staf khusus kepresiden ini akan mencarikan solusi untuk seandainya terjadi kendala, agar program ADik bisa berjalan sesuai harapan.

“Karena mereka inilah generasi masa depan bagi Papua dan Papua Barat. Harapan Papua tertumpu pada mereka ke depan. Sejauh ini persoalan yang mereka hadapi tipis sekali, boleh dikatakan tidak ada,” ucapnya.

Dirjen Otda Kemendagri ini berharap Pemprov Sumbar terus memberikan dukungan kepada mahasiswa Papua dan memberikan informasi program ADik pada kabupaten/kota se-Sumbar tentang keberadaan mereka.

“Kepada adik-adik kita tetap jalin komunikasi dengan pihak kampus, agar persoalan teknis yang disampaikan bisa diselesaikan secara cepat dan efektif,” tuturnya.

Selain itu Akmal Malik telah menghubungi beberapa bupati/walikota dan sepakat untuk membantu persoalan-persoalan yang dihadapi para mahasiswa Papua dan Papua Barat.

“Seandainya ada persoalan-persoalan yang tidak disikapi oleh para bupati dan walikota dimana adik-adik kuliah, nanti kita akan berikan teguran,” ujarnya.

Selanjutnya Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik juga mengucapkan terima kasih pada Gubernur Sumbar berserta jajaranya, termasuk bupati/walikota yang telah memperhatikan para mahasiswa Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Jokowi, Billy Mambrasar memberi semangat pada para mahasiswa Papua dan Papua Barat agar bisa menyelesaikan pendidikannya. Dan kembali ke daerah asalnya untuk membangun Indonesia, khususnya Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Saya terus memberi semangat kepada adik-adik ini, semoga sukses dalam menyelesaikan pendidikan disini dan bisa membangun Indonesia, terkhusus buat Tanah Papua, menuju kesejahteraan dan lebih maju lagi,” tambah Billy. (mas)