27 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Hary Efendi Iska: Partisipasi Masyarakat Payakumbuh di Pilkada Sumbar Cenderung Menurun

PAYAKUMBUH, KP – Direktur Pusat Kajian Budaya Unand, Hary Efendi Iska menyebut, angka partisipasi Pilkada Sumatra Barat di Kota Payakumbuh tiap waktu terus mengalami penurunan. Untuk itu perlu peranan semua pihak untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Sumbar, khususnya di Kota Payakumbuh dalam Pilkada mendatang.

Sebagai contoh, menurut Dosen Fakultas Ilmu  Budaya Unand Padang itu, pada Pilgub tahun 2005 di Kota Payakumbuh partisipasi masyarakat hanya mencapai 63,72 persen, 2010 mencapai 63,42 persen dan Pada Pilgub tahun 2015 lalu hanya mencapai 58,65 persen. Terjadinya penurunan partisipasi itu saat Pilkada dilaksanakan di waktu masa normal. Tentu di masa pandemi Covid-19 saat ini potensi penurunan partisipasi juga berpotensi besar untuk terus terjadi.

Hal tersebut diungkapkan Hary Efendi Iska saat menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dalam Pilkada tahun 2020 yang digelar Bawaslu Kota Payakumbuh, di aula Bawaslu Jalan Rangkayo Rasuna Said Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, Senin (28/9).

“Partisipasi masyarakat dalam Pilkada yang terus menurun merupakan tantangan kita bersama. Situasi yang kurang baik menjadikan potensi money politic atau politik uang kian besar terjadi. Untuk itu butuh peranan kita sebagai masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan,” sebut pria yang tengah menempuh pendidikan S3 di UNPAD Bandung itu.

Ia juga menambahkan, sikap kerelawanan dan kepedulian masyarakat sebagai anak bangsa merupakan point penting dalam pengawasan Pilkada. “Sebab, pengawasan tidak mungkin hanya dilakukan jajaran Bawaslu hingga ke tingkat kelurahan. Selain masyarakat, Partai Politik juga mempunyai peran penting dalam melakukan pengawasan, sebab Partai Politik berada dalam lingkaran utama politik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, M. Khadafi menyebutkan, pihaknya terus mengajak masyarakat Kota Payakumbuh meningkatkan partisipasi pada Pilkada tahun 2020 nanti. Selain itu, Bawaslu juga mendorong masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam melakukan pengawasan partisipatif, sehingga melahirkan Pilkada yang lebih baik.

“Selain terus memastikan hak politik masyarakat terlindungi dalam Pilkada tahun 2020 ini, kami dari Bawaslu juga mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam melakukan pengawasan terhadap tiap tahapan Pilkada. Sebab, masyarakat tidak saja bisa melakukan pengawasan, namun juga bisa berperan dalam melakukan pencegahan,” ucapnya.

Mantan Ketua KPU Kota Payakumbuh itu juga menyebutkan, bentuk nyata yang dilakukan pihaknya dalam mengajak masyarakat melakukan pengawasan partisipatif adalah dengan menggelar sosialisasi yang diikuti berbagai unsur. “Kegiatan sosialisasi pengawasan tahapan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Provinsi Sumatra Barat tahun 2020 yang kita gelar sejak beberapa waktu lalu hingga hari ini, melibatkan banyak unsur masyarakat. Merupakan salah satu upaya agar partisipasi masyarakat dalam Pemilu bisa terus meningkat. Selain itu juga peningkatan dalam pengawasan partisipatif.” tutupnya. (dst)