14 April 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

PEMILIHAN RT DI FLAMBOYAN BARU MAKAN WAKTU DUA HARI, “Jangan Ada Lagi Remaja Tertangkap Basah”

PADANG, KP – Peran pemuka masyarakat atau pemilik rumah di lingkungan RW 1 Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, diharapkan makin disiplin dalam menerima anak kost berusia pubertas. Sebab, di lingkungan rumah warga yang ada anak kost sudah beberapa kali digerebek karena melakukan perbuatan terlarang. Mereka ditangkap peronda dan tengah malam itu juga dibawa ke pos pemuda untuk mempertanggungjawabkan perbuatan terlarangyang dilakukan pasangan dimabuk asmara tersebut.

Walau pelaku berbuat tak senonoh itu mengakui perbuatannya dan bersedia membayar ‘denda adat’, namun hal demikian janganselalu berulang. Rumah tanpa ditempati pemilik tak usahlah menerima remaja atau mahasiswa-mahasiswi sebagai anak kost.

Di lingkungan RW 1 Flamboyan Baru dalam beberapa bulan terakhir ini sudah tiga kali anak kost ‘tertangkap basah’ bersama lawan jenisnya sehingga mereka harus membayar hukum adatyang sudah jadi tradisi di lingkungan Kampung Chaniago dan Sikumbang di sehiliran Batang Belanti yang membelah Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat dengan Lolong Belanti Kecamatan Padang Utara itu.

“Sangat diharapkan jangan lagi terjadi remaja berpasangan tertangkap basah tengah malam di rumah kost kontrakannya. Peristiwa itu sangat memalukan. Meski yang digrebek mengakui perbuatannya dan menyanggupi membayar denda sekitar 75 zak semen, namun perbuatan tak senonoh itu jelas mencemarkan lingkungan maupun keluarga dua belah pihak,” ungkap Ketua RW 1 Flamboyan Baru H. Adi Bermasa dalam rapat pemilihan pengurus empat RT di lingkungan RW 1 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu lalu (26-27/9).

Ia menekankan agar RT dan perangkatnya memaksimalkan ronda malam. Semua rumah kost agar selalu diawasi supaya perbuatan dekadensi moral tak terjadi lagi.

Dalam pemilihan pengurus RT tersebut,untuk RT 1 terpilih sebagai Ketua LismaiAnita dengan Sekretaris Emrizal dan Bendahara Yunial, RT 2Ketua Yendri, Wakil Riyan, dan Sekretaris Jas, RT 3 Ketua Revil Zandri, Sekretaris Elizarni, dan Bendahara Irham, serta RT 4 Ketua Rasyidah, Sekretaris Gustinar, dan Bendahara Aslina Sirait.

Pemilihan RT tersebut diadakan di Musala Muhsinin untuk RT 2 dan 3. Sedangkan di lingkungan RT 1 pemilihan dilaksanakan di salah satu warung warga, dan untuk RT 4 pemilihan digelar di beranda rumah Ketua RT Rasyidah.

Ada yang unik dari acara pemilihan pengurus empat RT tersebut berkaitan dengan snack untuk panitia pelaksana. Khusus di lingkungan RT 1 Komplek Kehutanan, snack berlebih-lebih. Rata-rata kaum ibu yang ikut memilih ataupun dipilih membawa beragam makanan. Begitu juga di RT 4, snack partisipasi warga kebanyakan buah-buahan. Sedangkan di RT 2 snacknya sederhana saja berupa air mineral gelas dengan roti partisipasi Ketua RW 1. Sedangkan RT 3 sama sekali tanpa snack dan air minum. (ia)