18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pemko dan DPRD Bukittinggi Hantarkan Dua Ranperda

BUKITTINGGI, KP – Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi sama-sama menghantarkan secara resmi Rancangan Peraturah Daerah (Ranperda). DPRD menghantarkan Ranperda Inisiatif Dewan tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dan Pemko mengantarkan Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri tahun 2020-2024. Kedua Ranperda itu dihantarkan dalam Rapat paripurna DPRD Bukittinggi, Senin (28/9).

Anggota DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi selaku juru bicara DPRD menjelaskan, perusahaan merupakan salah satu pelaku ekonomi yang pada dasarnya berusaha memperoleh keuntungan dari setiap kegiatannya. Namun pada sisi lain perusahaan juga punya tanggung jawab yang bersifat sosial bagi lingkungan perusahaan itu.

“Ranperda inisiatif tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan ini diajukan dengan tujuan mewujudkan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang terarah, terpadu, berkelanjutan dan berdayaguna. Mewujudkan sinergitas upaya pembangunan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta menjamin kepastian hukum dalam penyelenggaraan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan di daerah,” jelasnya.

Ditambahkan Syaiful Efendi, jangkauan dan arah pengaturan dari Ranperda tersebut meliputi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, tim koordinasi pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, penghargaan, peran serta masyarakat dan pembinaan, pengawasan serta pelaporan.

Sedangkan Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan menyampaikan, Ranperda tersebut merupakan inisiatif DPRD yang tentu saja diharapkan dapat dibahas serta disetujui pemerintah daerah. Alasannya, tanggung jawab perusahaan di Bukittinggi pada bidang sosial dinilai belum berjalan maksimal. “Untuk itu butuh regulasi yang jelas, agar pelaksanaannya tepat sasaran. Ini sudah melalui kajian dan dilengkapi naskah akademik. Contohnya, untuk mengatur terkait CSR, setiap perusahaan agar bisa dilakukan secara berkelanjutan, sehingga dapat membantu pemerintah dalam pembangunan, baik fisik maupun sosial,” ungkapnya.

Sementara itu Walikota Bukittinggi menghantarkan secara resmi Ranperda rencana pembangunan industri 2020-2024. Pjs Walikota Bukittinggi, Zainuddin diwakili Sekda H. Yuen Karnova menjelaskan, Ranperda Rencana Pembangunan Industri 2020-2024 itu dibuat agar pembangunan sektor industri di Bukittinggi dapat terencana, terarah, terpadu dan menyeluruh serta berlangsung secara berkesinambungan.

Disebutkannya, sesuai Perda Provinsi Sumbar nomor 14 tahun 2018 tentang rencana pembangunan industri Provinsi Sumbar tahun 2018-2038, terdapat 3 industri unggulan di Bukittinggi. Yakni industri pengolahan makanan, industri pengolahan kulit dan industri tekstil dan produk tekstil. Selain itu, ada tiga industri lain yang diajukan dalam Ranperda tersebut, yakni industri pengolahan minuman, industri percetakan dan industri barang dari logam bukan mesin serta peralatannya. “Pembangunan industri di Bukittinggi disusun secara bertahap. Tahap I tahun 2020-2025, tahap II tahun 2026-2030, tahap III tahun 2031-2035 dan tahap IV tahun 2036-2040,” jelas Sekda.

Dalam ranperda itu jelasnya, disusun visi pembangunan industri Kota Bukittinggi tahun 2020-2040. Yakni terwujudnya Bukittinggi sebagai kota industri pendukung wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan serta berwawasan lingkungan dan budaya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. “Untuk mewujudkan visi itu, juga telah disusun 9 misi,” ujarnya.

Di samping itu Ketua DPRD Bukittinggi Herman Sofyan, mengapresiasi hantaran Pjs Walikota melalui Sekda terkait Ranperda Rencana Pembangunan Industri 2020-2024. Ranperda itu tentu akan jadi pedoman bagi Pemda dalam menyusun program dan kegiatan setiap tahunnya secara berkesinambungan. Sehingga terwujudnya visi misi pembangunan industri Bukittinggi. “Hantaran ini akan segera dibahas masing-masing fraksi di DPRD untuk selanjutnya diberikan pemandangan umum pada Paripurna selanjutnya,” pungkasnya. (eds)