18 Mei 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

Pilkada Kabupaten Solok Diharap Lahirkan Kepala Daerah yang Amanah

SOLOK, KP –Para tokoh masyarakat dan pemimpin di Kabupaten Solok berharap agar Pilkada Tahun baru 2020 akan memembawa harapan baru untuk kemajuan Kabupaten Solok dibanding tahun sebelumnya. Bahkan Bupati Solok H. Gusmal Dt Rajo Lelo, sangat ingin Kabupaten Bareh Solok yang dipimpinnya bisa kembali menjadi daerah tujuan studi banding bagi Kabupaten/Kota lain di Indonesia. Seperti yang terjadi sekitar 20 tahun silam. Namun saat ini terkendala wabah Covid-19.

“Jelas kita berharap agar Pilkada tahun 2020 ini bisa menghasilkan pemimpin yang amanah dan pro rakyat serta jauh lebih baik dari Pilkada lalu. Kalau bisa, kita menginginkan Kabupaten Solok menjadi Kabupaten terbaik dari yang baik. Tentu hal itu tidak gampang kita raih. Namun kalau dengan bersama, baik DPRD, tokoh masyarakat dan SKPD serta seluruh elemen yang ada di Kabupaten Solok dan perantau mau membangun dengan kebersamaan, maka hal itu pasti akan terwujud,” jelas Gusmal, Bupati yang dikenal murah senyum itu, Senin (28/9).

Selain itu, Bupati Gusmal juga mengajak seluruh walinagari, KAN, BMN dan masyarakat untuk mensukseskan program ‘Magrib Mengaji dan Subuh Berjemaah’ yang sudah dilaunching di Kabupaten Solok. Serta bisa mendukung dan melanjutkan ‘Program Empat Pilar’ yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Solok lima tahun sebelumnya. “Kalau dengan bersama, kita pasti bisa dan kita menginginkan Kabupaten Solok menjadi daerah tujuan wisata di masa mendatang,” terang H. Gusmal.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Lucki Effendi, juga berharap agar Pilkada tahun 2020 bisa menghasilkan pemimpin yang amanah dan pro rakyat serta jauh lebih baik dari Pilkada sebelumnya. Lucki juga optimis Pilkada tahun ini akan jauh akan lebih baik dari tahun 2015 lalu.

“Saya melihat komitmen Kepala Daerah untuk menjadikan Kabupaten Solok lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya tampak serius. Untuk itu kita di DPRD pasti akan mendukung, termasuk menuntaskan pembangunan yang tertunda termasuk Program Empat Pilar jelas akan pro kepada masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu Lucki juga berpesan agar siapapun yang terpilih nanti, jangan hanya bicara di atas kertas saja, tapi kalau mau berubah, cepatlah bangkit. Sebab tidak ada yang akan merubah Kabupaten Solok kecuali masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Solok.

“Masa kita kalah oleh Kabupaten lain seperti Riau yang banyak Kabupatennya baru dimekarkan tapi maju pesat. Semua tergantung niat dan kemauan kita bersama, terutama bagaimana menarik investor dan memanfaatkan peran para perantau yang sukses di luar daerah,” ulasnya.

Sementara itu Ketua Forum Walinagari (Forwana) Kabupaten Solok Syamsul Azwar, juga optimis Pilkada tahun 2020 bisa menghasilkan pemimpin yang amanah dan pro rakyat serta jauh lebih baik dari Pilkada sebelumnya. “Sebagai ujung tombak pemerintahan, para walinagari di Kabupaten Solok pasti akan mendukung program Bupati dan Wakil Bupati terpilih nantinya. Kita juga berharap agar pemerintah terpilih bisa melanjutkan program empat pilar yang sudah diusung Bupati dan Wakil Bupati Solok H. Gusmal dan Yulfadri Nurdin. Apalagi saat ini beliau akan fokus membangun mental dan fisik di Kabupaten Solok,” terang Syamsul Azwar. 

Menurutnya, apa yang sudah dikonsep pemerintah dan masyarakat, tentu harus didukung semua elemen, baik itu DPRD, LSM, Wartawan, Pemerintahan Nagari dan juga ninik mamak. “Kalau dengan bersama, kita pasti bisa dan tahun 2021 mendatang kita optimis akan lebih baik dari tahun lalu,” jelasnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Solok Non Aktif Yulfadri Nurdin. Bahwa komitmen untuk merubah Kabupaten Solok jelas merupakan kewajiban pemerintah dan masyarakatnya. “Jadi kalau kita mau berubah ke arah yang baik, maka mari bersama ayunkan tangan dan langkahkan kaki untuk perubahan. Saya berharap agar Pilkada nanti jauh akan membawa perubahan bagi Kabupaten Solok,” pungkasnya. (wan)