24 Juli 2021

HARIAN UMUM KORAN PADANG

Berani Menyampaikan, Santun Mengkritisi

TANAM JAGUNG LEWAT PROGRAM PINJAM MODAL TANPA BUNGA, Emak-emak se-Kecamatan Mungka Dukung Gerakan Ekonomi Ala Muhammad Rahmad

LIMAPULUH KOTA, KP – Gerakan pemberdayaan ekonomi melalui program tanam jagung unggul yang digagas calon Bupati Limapuluh Kota Muhammad Rahmad, lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi masyarakat tani di daerah itu, mendapat dukungan positif dari kalangan emak-emak se-Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.

Buktinya, dalam pertemuan silaturahmi dengan Muhammad Rahmad yang digelar emak-emak di Koto Tuo Mungka, Minggu (27/9), mereka mengaku mendukung penuh gerakan ekonomi ala Muhammad Rahmad. Khususnya gerakan tanam jagung unggulan lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga bagi masyarakat tani.

Diakui para pasukan emak-emak itu, bertanam jagung unggul lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga, selain memberikan tambahan income buat keluarga sekaligus juga membantu kebutuhan dan ketersedian pakan bagi peternak unggas yang ada di Mungka, sebagai daerah sentra peternakan ayam petelur dan ayam pedaging terbesar di Sumbar.

“Mungka adalah sentra ternak ayam petelur dan ayam pedaging terbesar di kawasan Sumbar. Program tanam jagung unggul lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga yang digagas Muhammad Rahmad untuk masyarakat tani, khususnya bagi masyarakat tani di Kecamatan Mungka, berdampak ganda untuk menopang ekonomi sekaligus memenuhi ketersedian bahan baku pakan ternak unggas yang ada di daerah ini ,” ungkap para emak-emak.

Sementara itu Muhammad Rahmad mengakui, saat ini warga masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota telah mengajukan 125 hektare total lahan terlantar yang siap diolah untuk ditanami jagung. Hasilnya untuk memenuhi bahan pangan dan pakan ayam di daerah tersebut.

Menurut Muhammad Rahmad, pihaknya melalui lembaga Masyarakat Peduli Petani Indonesia (Mappindo) dan Bank Infaq, telah menyiapkan bibit jagung unggul, pupuk, racun dan biaya operasional untuk masyarakat yang akan mengelola lahan tanah mereka.

“Bagi petani yang telah mengajukan tanam jagung unggul lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga tersebut, akan dialokasikan anggaran biaya operasional sebesar Rp5 juta per hektare. Dana tersebut dapat digunakan warga sebagai dana cadangan kebutuhan keluarga sambil menunggu hasil panen,” ujar Ketua Umum Mappindo dan Pembina Bank Infaq itu. 

Diakui calon Bupati Limapuluh Kota nomor urut 1 itu, setelah panen dana yang dipinjamkan kepada petani dikembalikan tanpa bunga. “Hal itu dalam rangka uji coba pengelolaan ekonomi umat secara Islami (Syari’ah),” sebut putra Tujuh Koto Talago, Guguak, yang digadang-gadang berpeluang menang dalam Pilkada Limapuluh Kota yang digelar 9 Desember 2020 mendatang itu.

Diakhir  wawancara, Muhammad Rahmad meyakini, sistem Syariah lewat program pinjaman modal usaha tanpa bunga tersebut akan memberikan dampak sangat positif bagi pembangunan ekonomi dan pertanian di Kabupaten Limapuluh Kota. Khusus untuk pasukan emak-emak se Kecamatan Mungka, pihaknya menginfaqkan sebanyak 50 kilogram bibit jagung pakan unggul untuk diujicobakan di Kecamatan Mungka. (dst)