PANGGILAN DARURAT ‘112’ DILUNCURKAN, Lindungi Warga Kota Solok Dalam Situasi Apapun

SOLOK, KP – Masyarakat Kota Solok kini dapat menggunakan layanan 112 dalam situasi darurat. Jika terjadi sesuatu yang mencurigakan, berbahaya, atau mengancam nyawa, warga diimbau untuk segera menghubungi 112. Call center ini akan menjadi nomor tunggal yang memudahkan setiap orang mendapat bantuan dalam kondisi darurat.

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Solok Asben Hendrimeluncurkan layanan Panggilan Darurat 112 itu di E-Gov Monitoring RoomBalaikota Solok, Selasa (29/9). Peluncuran tersebut dilakukan secara virtual yang terhubung dengan Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M.Ramli, pimpinan PTJasnita Telekomindo. Turut Hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Kota Solok Wazadly, Forkopimda Kota Solok, Asisten I Nova Elfino, Kepala Dinas Kominfo Zulfadli, serta terhubung secara virtual dengan seluruh kepala OPD, camat, lurah dan insan kebencanaan se-Kota Solok.

Pjs.Wako Asben Hendri mengatakanlayanan panggilan darurat 112 itu memberikan kemudahan bagi masyarakat memberikan informasi mengenai keadaan darurat. “Terimakasih kepada Menteri Kominfo RI dan Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Sehingga saat ini Kota Solok sudah dapat melaksanakan layanan 112,” kata Asben.

Ia mengatakan Kota Solok yang merupakan kota kecil yang mempunyai potensi bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, kebakaran, pohon tumbang, dan bencana lainnya. “Layanan panggilan darurat 112 merupakan salah satu dimensi Smart City yaitu Smart Society. Kepada masyarakat, agar layanan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal,” kata Asben.

Ujicoba sudah dilakukan sejak Bulan Oktober sampai Desember 2019. Sampai saat ini telah sebanyak 1.796 panggilan yang diterima. Pjs Wako Asben Hendri meminta kepada masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan layanan darurat iniuntuk mengurangi kepanikandan mempermudah kondisi darurat masyarakat dalam situasi apapun.

“Tentunya kedepan akan sangat mempermudah masyarakat dalam pelaporan untuk mendapatkan repon cepat penanganan oleh pihak terkait. Layanan ini bekerja nonstop, 24 jam penuh. Oleh sebab itu masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi situasi darurat. Cukup menghubungi 112 dan ikuti panduan dari operatorsambil menunggu kedatangan petugas lapangan,” kata Asben.

Begitu masyarakat menguhubungi layanan darurat, maka petugas yang mendapat laporanakan meneruskannya kepada pihak-pihak terkaituntuk segera menangani kondisi darurat yang dilaporkan. Jika terjadi tindak kriminalmaka petugas akan meneruskan laporan ke pihak kepolisian, begitupun dengan kebakaran, kecelakaan, atau bencana alam akan diteruskan kepada pihak-pihak terkait.

Layanan 112 ini juga memandu masyarakat untuk melakukan tindakan awal yang perlu diambil, diesuaikan dengan kondisi darurat yang dialami pelapor. Cara ini dinilai efektif mencegah kejadian yang lebih parah.Selain itu program ini juga mempermudah koordinasi antar petugaskarena sistem telah terkomputerisasi dan didukung radio trunking di mana tiap laporan yang masukakan langsung terintegrasi dengan Citizen Relation Management (CRM).

Layanan 112 juga telah terhubung dengan Global Positioning System (GPS)yang melekat pada kendaraan atau perangkat sehingga memungkinkan mengetahui keberadaan petugas lapanganyang berada dekat dengan lokasi kejadianyang dapat mempercepat resposifitas layanan.

Nomor darurat 112 ini dapat dihubungi melalui seluler atau telepon rumah dan bebas biaya. Bahkan dapat dilakukan dalam kondisi ponsel tanpa SIM Card yang masih dalam jangkauan sinyal layanan operator. Selain itu juga tersedia fitur Mobile Application for Field Responder atau Aplikasi Mobileyang dikembangkan PT Jasnita Telekomindo. Layanan ini ditujukan bagi petugas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang membantu pelayanan aplikasi Layanan Darurat 112.

Bagi masyarakat, aplikasi mobile juga dapat memudahkan dalam mengakses Panggilan Darurat 112 untuk menangani situasi tanggap darurat seperti kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal dan gangguan-gangguan lain yang sering terjadi dengan cukup menekan panic button yang ada dalam smartphone.Jika ada insiden, mayarakat Kota Solok dapat dengan segera melaporkan melalui smartphone. Laporan diterima operator, kemudian diteruskan kepada petugas lapangan via telepon,Whatsapp, atau walkie- talkie.

Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M. Ramli mengatakanCall Center merupakan bagian upaya pemerintah memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. “Para pejabat yang bertugas harus bergerak cepat, paling lama dalam waktu 10 menit harus sudah ada pergerakan,” kata Ahmad M.Ramli.

Seluruh panggilan kenomor darurat gratis. Apabila masyarakat tidak ada pulsatetap bisa menghubungi Call Center 112. “Penyatuan berbagai nomor menjadi satu iniuntuk mempermudah masyarakat dalam mengingat dan menghubungi nomor tersebut, terutama dalam keadaan panik. Nomor ini juga tidak membebankan biaya apapun kepada penggunaserta tidak memerlukan kartu SIM untuk dapat berkomunikasi,” kata Ahmad.

Seusai peluncuran, perwakilan Kementerian Kominfo RI juga berkenan menyerahkan piagam penghargaan kepada Pjs.Walikota Solokkarena Pemko Solok merupakan kota ke-64 dari seluruh daerah di Indonesia yang meluncurkan Layanan panggilan darurat 112.(van/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cuti Kampanye, Wako dan Wawako Solok Serahkan Fasilitas Jabatan

Rab Sep 30 , 2020
SOLOK, KP – Walikota Solok Zul Elfian dan Wakil Wali Kota Solok Reinier, menandatangani berita acara penyerahan fasilitas jabatan Walikota dan Wakil Walikota, Jumat (25/9). Penandatanganan berita acara penyerahan fasilitas dilakukan di kediaman resmi Wako Zul Elfian pada sore hari. Setelah itu hal yang sama juga dilakukan di kediaman resmi Wawako […]